Berbagi tak pernah rugi

Selamat datang di blog saya yang sederhana ini, di blog ini saya tuangkan apa2 yang menjadi kebiasaan saya, pengalaman saya, hobi saya dll yang mungkin sepele tetapi mungkin bisa membawa manfaat bagi anda yang membacanya. Saya berharap blog ini bisa mencerminkan prinsip saya yaitu "Berbagi Tak pernah Rugi" . Dan bagi pembaca yang punya uneg - uneg atau kritik silahkan beri komentar, selain sebagai masukan juga bisa sebagai koreksi diri bagi saya. Atau bagi yang mau mengcopy artikel saya silahkan saja tapi jangan lupa lampirkan sumbernya ya..
Sehubungan banyaknya pertanyaan via sms yang masuk dan cukup menyedot pulsa, mohon kalau ada pertanyaan bisa menelpon, via komentar atau email.



Senin, 05 November 2012

Perkembangan Hidroponikku

Sebagaimana beberapa hari yang lalu saya sudah memposting tentang “Mencoba Hidroponik Sederhana”, rasanya kurang afdhol kalau saya tidak posting juga perkembangannya. Hidroponik coba – coba yang saya lakukan ternyata perkembangannya cukup lumayan memuaskan, meskipun ada juga tanaman yang mati misalnya seledri yang saya tanam di botol air mineral. Akan tetapi selain seledri, saya juga menanam selada, sawi dan Lombok. Adapun untuk selada sekarang sudah memasuki masa panen meskipun hasilnya tidak sesubur yang saya tanam di pipa paralon, dan untuk Lombok/cabe perkembangannya bagus, meskipun saya tidak memakai nutrisi hidroponik yang saya beli. Untuk nutrisi Lombok/cabe saya mencoba memakai NPK mutiara + Gandasil D dengan takaran NPK 15 gram dan Gandasil 10 gram kemudian saya campur dengan air 10 liter (resep yg saya dapat dari mbah google). Saya sih berharap tanaman Lombok/cabe bisa berbuah lebat seperti yang biasa saya lihat lewat internet. Kalau misalkan berhasil berarti untuk ke depannya saya nggak perlu lagi beli nutrisi hidroponik yang cukup susah dibeli di daerah saya. Selain susah harganya juga cukup lumayan mahal. Jadi dengan ramuan NPK dan Gandasil yang sekarang ini bisa menghemat biaya pupuk.
Adapun untuk gambar2 perkembangan tanamanku seperti di bawah ini.
 
update 15 oktober
 kalah subur dengan yang di pipa paralon
 
2 oktober
 
 











  
Selada merah update 15 oktober
 lebih subur daripada hidroponikku
  
Selada hijau update 15 oktober l
ebih subur daripada hidroponikku
















  

Cabe  2 Oktober
        
 
 Penampakan sumbu
    untuk resapan air nutrisi
 


Update 15 Oktober


30 komentar:

  1. Pak teguh berdasarkan analisa bapak, kira-kira apa yang menyebabkan selada di hidroponik kalah subur dibanding yang di paralon?
    aya
    terus apa yang perlu diperbaiki di hydroponik supaya hasil tanamnya bisa optimal?

    dari segi efisiensi tenaga, bahan, frekuensi penyiraman lebih rekomend mana antara hidroponik sistem wick dengan vertikultur di paralon?

    maaf pertanyaannya kayak ujian tengah semester.
    Trims

    BalasHapus
  2. Saya juga masih bingung mbak. Mungkin karena tanaman hidroponiknya saya letakkan diteras atas dan akhir2 ini ditempat saya kalau siang panas sekali sehingga pernah dua kali sempat kehabisan air, sehingga tanaman sempat layu dan stres. Hal ini mungkin karena saya sangat jarang menengok teras atas. Untuk usaha perbaikannya saya baru mau buat semacam green house dibelakang rumah. Harapannya supaya perawatan tanaman bisa lebih optimal.
    Kalau dari segi efesiensi tergantung kita melihat dari sisi mana?
    Untuk hidroponik dari sisi bahan sebenarnya cukup murah karena yang saya pakai dari barang2 bekas. Tetapi pupuknya lumayan mahal. Tapi kalau untuk penyiraman sangat efesian karena selain hemat air juga hemat tenaga, karena air cukup kita tambahkan ketika mau habis.
    Untuk vertikultur dengan paralon, dari sisi bahan juga tidak terlalu mahal karena kita bisa beli pipa paralon yg tipis dan murah. Media cukup campuran tanah dan pupuk kandang plus sedikit sekam bakar. Tapi untuk penyiraman memang harus rutin pagi dan sore karena media cepat kering. Kalau mau menghemat tenaga penyiraman bisa dengan menggunakan pompa akuarium yang dilengkapi dengan timer sehingga penyiraman akan dilakukan secara otomatis sesuai dengan waktu yang sudah kita tentukan. Misalnya pagi berapa menit, siang berapa menit dan sore berapa menit. Tapi kalau mau menggunakan sistem ini sebaiknya sekalian pipa paralonnya dalam jumlah yang agak banyak untuk penghematan listrik dan mengoptimalkan pompa air yang ada.
    Dari hal tersebut sampeyan bisa pilih kira2 mana yang paling efesien baik dalam biaya maupun tenaga.

    BalasHapus
  3. selada nya subur banget om, sayang banget saya sampe sekarang blom berhasil nanam selada.. kalopun tumbuh, ga maksimal.. jadi kurus2 batangnya...
    gabung di forum hidro di FB ga om?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo untuk yg vertikultur memang memuaskan mbak, tapi yg hidroponik wick masih kurang memuaskan. Sy nggak gabung diforum FB mbak..soalnya jarang buka FB

      Hapus
    2. Lanjutkan dan tetap semangat mas teguh!nunggu update perkembangan cabai hidronya yg pakai NPK + Gandasil D-nya bisa maksimal gak ya pertumbuhannya ketika mulai berbuah?smoga aja nutrisinya mencukupi seperti cabai hidro yg pake nutrisi mix A B...

      Hapus
    3. untuk perkembangan cabe hidroponiknya daunnya agak kecil2 karena sempat terserang aphid hebat sehingga saya lakukan pemangkasan. Dan sekarang sudah muncul banyak cabang dan daunnya cukup labat meskipun daunnya agak kecil2. Sekarang malah sudah muncul bunga dan beberapa sudah pentil. Sayang saya belum sempat ambil gambarnya.

      Hapus
  4. Pernah coba hidroponik pake MOL, om? ada yang bilang jadi subur, ada yang bilang enggak cocok buat hidroponik...lah saya jadi bingung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum..soalnya dari beberapa referensi yang saya baca hasil hidroponik pakai MOL hasilnya kurang maksimal. DAn menurut saya sendiri kandungan nutrisi dalam MOL tidak bisa memenuhi kebutuhan tanaman. Makanya saya pakai MOL hanya untuk tanaman organik non hidroponik karena saya pikir kandungan nutrisi dalam media tanam + MOL yang kaya akan bakteri pengikat hara menjadi suatu ramuan yang bagus untuk perkembangan tanaman.

      Hapus
  5. pak teguh, bibit cabe hidroponiknya disemai dulu atau langsung disebar di media hidroponik? (yanto)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Disemai dulu pak, kalau bisa pakai media yang steril misalnya arang sekam.

      Hapus
  6. terus kira2 kapan bisa dipindahkan ke media hidroponik dan nutrisinya apa cukup hanya dengan campuran npk dan gandasil saja?(yanto)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bibit bisa dipindah setelah berdaun 5 lembar atau setinggi 5-7 cm. Nah kalau nutrisinya hasil uji coba saya pakai NPK + Gandasil hanya menyuburkan daunnya saja, untuk merangsang pembungaan saya semprot pakai gandasil B (merah). Tak kalau mas Yanto mau beli nutrisinya biar nggak usah ragu2 dalam berhidroponik bisa saja ceck link ini http://www.ferti-mix.com/sites/index.php/produk/pupuk-hidroponik

      Hapus
  7. terima kasih pak teguh, infonya sangat berharga tapi untuk uji coba sementara saya akan menggunakan nutrisi yang dipakai pak teguh.(yanto)

    BalasHapus
  8. Mas Bro Teguh , tanya , apakah campuran nutrisi NKP dan grandasil B , bisa di gunakan untuk misalkan tanaman cabe hiroponik yg sudah mulai generatif ( berbunga ) , walaupun kita juga main semprot daun dengan grandsl B ,, apakah cairan nutri tetap menggunakan nkp dan grand D trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. maap maksud saya NPK :) bukan NKP

      Hapus
    2. Bisa mas..kalau dibantu semprot, campuran gandasil B dikurangi aja. Saya dlu juga begitu.

      Hapus
  9. Sekarang saya lagi belajar hidroponik dengan menggunakan NPK saja :D semoga hasilnya bagus.
    Untuk tanaman hidroponik yang pakai NPK + Gandasil D, apakah mendapatkan hasil yang baik seperti murni menggunakan pupuk khusus hidroponik? Terimakasih sebelumnya mas teguh,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Utk hasil jelas lebih bagus dgn pupuk khusus hidroponik (abmix) karena komposisi unsur hara yg dibutuhkan tanaman sdh disesuaikan dgn kebutuhan tanaman.

      NPK maupun gandasil hanyalah pupuk alternatif. Sebagai pupuk alternatif, npk dan gandasil masih memiliki kekurAngan unsur hara mikronya mas.

      Hapus
    2. Utk hasil jelas lebih bagus dgn pupuk khusus hidroponik (abmix) karena komposisi unsur hara yg dibutuhkan tanaman sdh disesuaikan dgn kebutuhan tanaman.

      NPK maupun gandasil hanyalah pupuk alternatif. Sebagai pupuk alternatif, npk dan gandasil masih memiliki kekurAngan unsur hara mikronya mas.

      Hapus
    3. Utk hasil jelas lebih bagus dgn pupuk khusus hidroponik (abmix) karena komposisi unsur hara yg dibutuhkan tanaman sdh disesuaikan dgn kebutuhan tanaman.

      NPK maupun gandasil hanyalah pupuk alternatif. Sebagai pupuk alternatif, npk dan gandasil masih memiliki kekurAngan unsur hara mikronya mas.

      Hapus
    4. Utk hasil jelas lebih bagus dgn pupuk khusus hidroponik (abmix) karena komposisi unsur hara yg dibutuhkan tanaman sdh disesuaikan dgn kebutuhan tanaman.

      NPK maupun gandasil hanyalah pupuk alternatif. Sebagai pupuk alternatif, npk dan gandasil masih memiliki kekurAngan unsur hara mikronya mas.

      Hapus
    5. terimakasih penjelasannya mas :D
      lagi ngebet belajar aja nich,

      Hapus
  10. om untuk npk pake yang berapa ya? 16:16:16 atau yang lain

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul..16:16:16

      Tetapi sekarang saya sudah nggak pakai NPK lagi karena nutrisi hidroponik sudah mudah didapat kok. Hasilnya lebih memuaskan.

      Hapus
  11. pak teguh, kendala bapak menanam selada dengan sistem wick apa yah pak? bisa bapak deskripsikan hasil selada yang bapak tanam dengan sistem wick? thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kendalanya ketika siang terik air akan naik suhunya dan mengakibatkan tanaman layu bahkan bisa mati. Bukan hanya untuk selada tetapi hampir semua sayuran daun mengalami hal yang sama.
      Untuk mengurangi teriknya matahari saya gunakan paranet.

      Hapus
  12. pak Teguh, ikut tanya niihhh...
    untuk jenis nutrisinya apa setiap tanaman itu berbeda?atau satu jenis nutrisi bisa untuk semua jenis tanaman?
    terimakasih sebelumnya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nutrisi khusus hidroponik pada intinya cuma terbagi 2 yaitu untuk sayuran daun dan untuk sayuran buah. Untuk sayuran daun bisa dipakai untuk berbagai macam sayuran daun seperti sawi, selada, bayam, kangkung dll tetapi dengan ukuran kepekatan yang berbeda beda karena setiap tanaman tidak sama kebutuhan nutrisinya. Demikian juga untuk sayuran buah, bisa dipakai untuk berbagai macam tanaman buah seperti cabai, tomat, terong dll.

      Hapus