Berbagi tak pernah rugi

Selamat datang di blog saya yang sederhana ini, di blog ini saya tuangkan apa2 yang menjadi kebiasaan saya, pengalaman saya, hobi saya dll yang mungkin sepele tetapi mungkin bisa membawa manfaat bagi anda yang membacanya. Saya berharap blog ini bisa mencerminkan prinsip saya yaitu "Berbagi Tak pernah Rugi" . Dan bagi pembaca yang punya uneg - uneg atau kritik silahkan beri komentar, selain sebagai masukan juga bisa sebagai koreksi diri bagi saya. Atau bagi yang mau mengcopy artikel saya silahkan saja tapi jangan lupa lampirkan sumbernya ya..
Sehubungan banyaknya pertanyaan via SMS yang masuk dan cukup menyedot pulsa, mohon kalau ada pertanyaan bisa menelpon ke 082254621401 atau via komentar. Untuk selanjutnya terpaksa saya tidak melayani SMS



Selasa, 11 Februari 2014

Menanam cabai rawit secara vertikultur dengan pipa paralon.

Setelah beberapa waktu vakum dalam berbloging ria, pada kesempatan ini saya mau menuangkan pengalaman saya dalam bertanam cabai rawit menggunakan pipa paralon tegak atau lebih kerennya disebut vertikultur.

Selama ini pipa tegak lebih umum digunakan untuk menanam sayuran daun seperti sawi, selada, seledri atau sayuran daun yang lain. Pernah saya lihat artikel orang menanam cabai rawit pakaipipa tegak tapi sebatas menanam saat awal dan hasil akhir tidak diupload sehingga masih menyisakan pertanyaan “apakah menanam cabai dengan pipa tegak bisa berbuah?”

Untuk lebih singkatnya saya akan uraikan saja apa – apa yang sudah saya lakukan dalam menanam cabai rawit dengan pipa paralon tegak dan mengenai hasilnya.

Saat saya melakukan penanaman sebetulnya lebih banyak factor tidak direncanakan, kenapa? Karena saat itu saya meyemai benih cabai terlalu banyak dan kurangnya pot untuk menanam bibit – bibit cabai tersebut. Dan ketika itu pot pipa tegak yang saya punya sedang tidak terpakai setelah saya gunakan untuk bertanam sawi. Hitung – hitung daripada pot nganggur akhirnya bibit cabai saya tanam pada pot tersebut dan medianya menggunakan cocopeat bekas sawi yang ada di dalam pipa tersebut.

Berhubung media hanya berupa cocopeat, maka untuk penyiraman menggunakan larutan nutrisi hidroponik. Penyiraman saya lakukan sehari sekali sekitar 400 ml dengan takaran mulai dari 700 ppm sampai 1500 ppm sesuai dengan masa pertumbuhan tanaman. Dan hasilnya seperti gambar – gambar di bawah ini.


 
















Cabai mulai banyak yang merah dan siap santap

93 komentar:

  1. Mantabs sekali tanaman cabenya ... gaka pakai tanah dan pupuk organik sama sekali pak?
    Itu sama dengan guyurponik yakh...kalo hydroponik cabai selain vertigasi, bisa pakai sumbu dlm wadah tungaal ya pak..minimal sebesar apa tempat larutan nutrisinya ya pak, wadah 5 liter cukap gak ya...tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betl mbak Yuli, ini cuma pakai cocopeat bekas tanam sawi pupuknya pake abmix.
      Klo mau pake wick usahakan wadah nutrisinya yg agak besar. Saya biasa pakai kaleng plastik bekas cat tembok yg ukuran 5 kg. Insya Allah minggu depan saya upload

      Hapus
  2. Pa Teguh maaf nih ikut nimbrung ! Karena saya terus-terusan membaca blog-nya Pak Teguh, akhirnya kepincut juga membuat tanaman kangkung hidroponik dari pipa pralon 2,5" sebanyak 21 lubang, tadi pagi baru dipanen kangkungnya, dan langsung dibuat "kangkung Ca" oleh istri saya, ternyata hasil pasakannya jauh lebih enak, karena rasa kangkungnya lebih renyah. Seumur-umur baru makan "kangkung Ca""hasil tanam sendiri. Juga saya buat yang vertikal untuk tanaman cabai rawit, tapi masih kecil, soalnya tidak saya semai dulu, tapi benihnya langsung saya tanam, ternyata hasilnya lumayan bagus, cuma nanti berbuah atau tidak, masih saya tunggu nih. Terima kasih banyak nih, karena dapat ilmunya dari hasil membaca blog-nya Pa Teguh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama2....alhamdulillah kalau bermanfaat

      Hapus
  3. Om, bontangnya dimana ya?
    jadi pengen maen kerumahnya
    saya di asrama rudal pengen nyoba juga bertanam hydroponik

    BalasHapus
  4. Pengen banget kayak gitu om
    bontangnya dimana yaaa?????

    BalasHapus
  5. Om minta contact person nya dech
    biar nanti tak hub
    sekalian tak dtengin ke rumahnya
    saking kebelet pengen nyoba in bertanam hydroponik nech.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya di RT.33 kelurahan Api - api. Pasnya di jl. Atletik 15 samping kiri kantor golkar. Kalau mau ke rumah sms/tlp aja ke 0811587665/082254621401

      Hapus
  6. Ditunggu report cabe sistem wick-nya om.... Secara biar jarang siram. Hehehehe (ari)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sabar ya...kerjaan lagi numpuk

      Hapus
  7. Belom coba hidroponik melon om? Mbok dishare kalo udah sukses hidroponik melonnya.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. belum pernah...kurang begitu suka tanaman yang menjalar sih..kesannya semrawut. Tapi kayaknya perlu dicoba ya...

      Hapus
  8. om Teguh punya pengalaman membasmi jentik nyamuk di sistem wick pipa pvc ga om?kalo bisa yg bukan pestisida kimia... terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya biasa pakai abate (yg biasa utk mbunuh jentik nyamuk demam berdarah)

      Hapus
    2. terima kasih om Teguh akan saya coba. salam sukses selalu

      Hapus
  9. Pak teguh ini pake pupuk nutrisi yg khusus buah apa hanya yang khusus sayur? Kalo umpama media pake sekam bakar atau media yang lain dan pakai pot biasa yg ada lubang bawahnya dan nyiram pake pupuk nutrisi apa bawahnya harus di kasih tatakan lagi yang tidak bocor apa bisa?buat nampung air nutrisinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada masa awal tanam saya pakai nutrisi sayuran daun, tapi setelah berbunga saya pakai nutrisi sayuran buah.
      Pada hidroponik, fungsi media hanya utk berpegangnya akar agar tanaman tdk roboh, jadi medianya cari yang paling mudah didapat disekitar kita. Kalau mau pakai pot dan ada tatakan dibawahnya, sebaiknya pot dikasih sumbu sekalian agar air nutrisi yg ada di tatakan bisa diserap lagi oleh akar tanaman.

      Hapus
  10. mas teguh... klo untuk hamanya gimana penanganannya? sebel bener ama semut-semutnya... bikin kriting :-(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau untuk hama aphids ataupun thrips (binatang kecil2 yg nempel dibawah daun) bisa disemprot pakai air bawang putih dan tembakau. Tapi kalau untuk kutu putih saya juga masih bingung ngatasinnya. Kalau disemprot terbang dan gak lama nempel lagi. Untungnya cabai jenis ini termasuk tahan

      Hapus
  11. lag mencoba menanam cabai secara vertikultur nih..
    moga2 hasil nya bisa memuaskan ...

    dan saya rasa metode penanaman vertikultur sangat efektif untuk lahan sempit saya..
    bayangkan dalam satu titik saya bisa memiliki 20-25 pohon cabai..
    hasilnya moga2 bisa seperti saya menanam cabai dalam satu titik (dalam tanah langsung) seperti biasa.. :)

    btw saya membaca juga jawaban ente soal air dalam paralon yang menjadi sarang nyamuk, apa hal ini tidak mempengaruhi rasa daripada sayuran yang kita tanam dalam sistem hidropoinik masbro..
    dan apa itu tidak berbahaya bagi kesehatan kita ?
    salam

    :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga cabainya lebat buahnya om.

      Untuk abate tdk berbahaya selama sesuai dosis. Di dalam petunjuk pemakaian, abate juga bisa ditaburkan dalam tandon air minum kok. Rasa sayuran tetap sama aja.

      Hapus
  12. mas, media cocopeatnya buat sendiri ya???
    klo buat sendiri gimana y caranya???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Media cocopeat saya beli di toko pertanian dekat rumah. Kalau untuk buat sendiri terlalu repot.

      Hapus
  13. Pak saya penggemar baru bapak.saya mau tanya apakah pemberian nutrisi pada tanam hidroponik pake paralon sistem air menggenang apakah tiap hari atau sekali saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. pemberian nutrisi tidak setiap hari pak, tapi ketika air nutrisi hampir habis trus saya tambahin aja. Biasanya untuk tahap awal satu kali pengisian bisa untuk seminggu sampai 10 hari. Tapi seiring pertumbuhan tanaman pengisian semakin sering, misalnya 2-3 hari sekali.

      Hapus
  14. maaf pak kalau langkah2 dari awal penyiapan alat bahan sampai berbuahnya bagaimana? saya sedang menyusun tugas akhir mengenai budidaya cabai rawit secara hdroponik menggunakan pupuk organik MOL. mohon bantuannya , terimakasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk langkah2 dari awal sebetulnya sama seperti bertanam biasa. Yang membedakan hanyalah media tanam dan nutrisi yang dipakai.
      Adapun kalau mbak Lulu mau bertanam hidroponik tetapi menggunakan pupuk MOL, hasilnya mungkin kurang memuaskan karena kandungan nutrisi dalam MOL tdk selengkap nutrisi khusus hidroponik. Akan tetpi kalau MOL digunakan utk bertanam organik dengan media tanah dan pupuk kandang, hasilnya akan bagus sekali karena unsur hara yg tdk terkandung dalam MOL terpenuhi oleh unsur hara yg ada dalam media tanam.

      Hapus
    2. Misi Hidroponiku adalah untuk mempromosikan kemandirian dan gaya hidup sehat dengan menyebarluaskan tentang produksi tanaman hidroponik pada masyarakat luas.

      Terima kasih atas perhatiannya.
      29.227 anggota(743 baru) ·saya salah satu anggota yang share ke FB, untuk mohon ijin mengcopy artikel Bapak dengan melampirkan sumbernya agar bisa terbaca semua anggota, karena dengan share blog lengkap baru terlihat 39 orang, kalau terurai bisa ribuan orang yang bisa melihatnya

      Hapus
    3. Monggo silahkan dicopy atau dishare. Mudah2an membawa manfaat

      Hapus
    4. kalau larutan MOL digunakan untuk penanaman cabe rawit secara vertikultur bagus tidak pak?

      Hapus
    5. Bagus mbak yang penting campuran media tanamnya sudah mengandung pupuk kandang atau kompos

      Hapus
  15. Pak,tanah dalammedia paralon sya sdh siram pupuk tanah,dan di diamkan 1 mnggu,trus bru 2 hri tanah yg di atas paralon sdh kering,di daerah saya lgi musim kemarau,pak apa perlu. Tanahnya disiram air supaya tdk kering,apa nnti di siram air klu sdh mau tanam bibit cabenya,atau ada cara lain supaya tanah di atas paralon tdk kering?mohon pencerahannya,.tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. diusahakan tanah jangan sampai kering, karena kalau sampai kering dikhawatirkan terjadi pemadatan. Siram dengan sedikit air setiap pagi, yang penting untuk menjaga kelembaban tanah.

      Hapus
    2. Ok pak teguh,terima kasih untuk masukanya,salam,.

      Hapus
  16. saya juga penggemar baru nih, skg saya sedang pelihara lele, apakah air kolamm lele bisa digunakan/ disiram ke tanaman ini tanpa menggunakan mol..
    :) thank's ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau menggunakan media tanam tanah (non hidroponik), bisa om. Bahkan bisa subur sekali kalau penyiraman rutin

      Hapus
  17. wah..sy jd jd tertarik nih menanam pake media ini,irit lahan. dan hasilnya bs jd lebih banyak yah pak :d

    BalasHapus
  18. Maaf pak Teguh, numpang promosi, bagi Anda yg tdk sempat bikin kompos di daerah Lampung dan sekitarnya, kami menyediakan kompos organik yg terbuat dari bahan2 alami seperti kotoran sapi, ayam, pupuk organik dan nutrisi tambahan yg sudah difermentasikan. Kompos sdh siap pakai, jadi yg berminat dgn vertikultur dan ga mau repot komposnya bisa hubungi kami di 085369668844, harga Rp. 55.000/20 kg.

    Nb : 25% profit langsung disumbangkan untuk pembangunan masjid.
    Sukses untuk pak teguh dan kita semua.
    Semoga bermanfaat.

    BalasHapus
  19. Salam pak teguh,pak saya mau shering lgi,masalah tanaman cabe sya sepertinya ada masalah dgn pertumbuhannya,tanaman cabe sya sdh berumur 3 mnggu semenjak di tanam biji,tapi daunnya masih tetap 3 - 4 helai,aturannya cabe umur 3 minggu sdh tumbuh 4 -5 daun,trus skarang daun cabe yg pertama tumbuh sdh mulai rontok tpi pucuk n batang cabe msih bagus,pertanyaan sya begini pak,pak apa tanahnya tidak subur,sya beli tanah yg sdh siap pakai,yg unsur2 yg di butukan tanaman sdh lengkap,apa pupuknya tdk cocok,sya pake pupuk organik merk NATURAL,tapi sya tdk pake pupuk NPK,apa pengaruh dri cuaca,atau tanaman cabe sya kekurangan air apa kelebihan air?mohon percerahannya,salam hijau pak teguh,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau daun tidak keriting dan berwarna kekuningan, kemungkinan besar sudah terjadi kekurangan unsur hara pak. Kadang kita membeli tanah siap pakai dan berharap semua unsur yg diperlukan tanaman sudah ada di situ, padahal hal itu belum tentu. 3 hari yg lalu saya juga ditelpon ibu2 dari Pekalongan dengan keluhan yg sama yaitu tanaman kuntet. Media juga beli.
      Saran saya, meskipun media yg kita beli katanya sudah dicampur pupuk, sebaiknya tetap kita tambahin dengan bokashi (pupuk kandang terfermentasi). Pupuk organik sebetulnya bisa membantu, tetapi jika media tanam sejak awal sudah kurang unsur hara, tanaman tetap akan merana.
      Untuk tanaman cabai yg sudah ditanam, coba di sekeliling tanaman ditambah bokashi pak atau diberi pupuk organik/anorganik.

      Hapus
    2. Makasih pak teguh,atas sarannya,pak sya pake pupuk npk bisa nga pak,atau ada saran pupuk yg lain,soalnya klu mau tambahin pupuk bokasi,tanah yg di samping tanaman hrus di kurangin dulu,txs.salam hijau pak teguh

      Hapus
    3. Bisa pak, tapi jangan langsung dikenakan tanamannya. Caranya gali 4 sudut di sekitar tanaman. Masukkan NPK dan tutup lagi dgn tanah. Atau kalau mau lebih aman, NPK dicairkan (1 sdk makan penuh campur 5-7 liter air) kemudian disiramkan ke media tanam.

      Hapus
  20. Salam pak teguh,
    Pak teguh,media tanam sya ko tumbuh banyak cacing,apa ada masalh dgn media tanam saya,media tanam saya di taruh di plastik polibek,plastik polibeknya sya taruh di tanah,tks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak masalah pak, selama pertumbuhan tanaman normal karena ada cacong yg berfungsi memperbaiki struktur tanah kok.

      Hapus
  21. Ok n tks atas masukan n sarannya pak teguh,sukses sllu,.

    BalasHapus
  22. maaf om sy mau bertanya, kekurangan dari vertikultur ini apa aja ya ?
    maksih banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kekurangannya, jumlah buah tdk sebanyak yang ditanam di tanah. Akan tetapi karena jumlah tanaman yg lebih banyak dalam 1 pot paralon, hasilnya juga lebih banyak.

      Hapus
  23. Ada pin BB om???

    BalasHapus
  24. Cocopeat....nutrisi ab mix.....tak ada yg di jual disini ..apa bisa di ganti.dg media tanam dan pupuk /nutrisi yg lain...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau untuk media bisa pakai arang sekam, pecahan bata atau pasir atau bisa juga cari media tanam yang paling mudah di dapat. Untuk nutrisi abmix memang tdk dijual di toko pertanian, biasanya dijual online. Coba cari aja di google.

      Hapus
  25. trima kasih pak teguh...mau tanya nih apakah bias diakali dengan organik..dengan media tanam ...tanah kompos dan arang sekam...nanti trus diberi pupuk cair organik...apakah bisa mas...mahon saranya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa om Saya juga pernah menggunakan sistem organik kok

      Hapus
  26. Pak, klo mau menjadikan serbuk sabut kelapa (cocopeat) sbg media tanam, apakah harus direndam terlebih dahulu atau bagaimana? Mohon sarannya...
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebaiknya ditest dulu dengan disiram air. Kalau air buangannya sudah jernih berarti siap digunakan, tapi jika air buangannya kemerahan, sebaiknya dibilas dulu hingga air buangan sudah jernih. Cocopeat siap dipakai

      Hapus
  27. Balasan
    1. search aja Teguh Untara di FB pak

      Hapus
  28. Alhamdulillah..jd ketularan pengen coba media tanamnya. Trimaksih ya bapak informasinya. Salam hijau.

    BalasHapus
  29. apakah nutrisi hirdoponik bisa dibuat sendiri dengan campuran pupuk kimia..urea npk dll trimakasih pak teguh...semoga tambah maju dan sukses selalu pak ....salam hijau..

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa, tapi sekedar sebagai alternatif dan hasilnya tdk sebagus pupuk khusus hidroponik

      Hapus
  30. Salam kenal Mas Teguh.. saya dadan kebetulan saya dan beberapa warga di Perum disnaker bontang lg ketagihan bercocok tanam Hydroponik nih... kalau boleh mohon bahas Hydroponik sistem Fertigasi secara detail dong.. lagi pengen coba sistem Fertigasi nih mas..(basic saya bukan pertanian mas hehe..) sudi kiranya kalau ada artikel sistem fertigasi kirim ke email saya dadanikakie@gmail.com... terima kasih mas berbagi ilmu.. hydroponik sy tumbuh subur setelah mengikuti cara di blog ini... hehehe... salam sukses mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk sistem fertigasi mungkin akan lebih enak kalau kita ketemu di rumah saya mas. Kita bisa ngobrol ttg hidroponik, yang penting hari sabtu atau minggu krn saya pas libur. Maaf baru bisa balas krn 3 minggu ini ngurusin istri sakit bolak balik ke RS

      Hapus
  31. mas teguh kalau AB mix untuk sayuran daun di pake untuk buah apa ada pengaruhnya ? mohon penjelasannya terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Daunnya rimbun tapi buahnya kurang

      Hapus
  32. wah...salut hal yang sepele bisa membuahkan hasil,luar biasa pot peralon,trim infonya.

    BalasHapus
  33. maaf mas mau nanya lg nih , Kalo untuk vertikultur sistim yg di pakai untuk memberikan nutrisinya pakai sisitim apa mas? yg paling sederhana. terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai sistem guyur he..he..
      tapi ngguyurnya dikit2 jangan langsung satu gayung, karena media tanamnya bisa terhambur.

      Hapus
  34. Tanya pak,
    1. Utk penyiramannya sampe panen apakah cukup sehari sekali?
    2. Penyiraman 400 cc itu utk kebutuhan paralon brp meter pak?
    3. Utk kebutuhan ppm nya dibuat bertahap ya pak? Bagaimana itu aturannya pak?
    4. Klo utk bawang merah bapak tau kebutuhan ppm nya dan tahapan pemberiannya?
    trima kasih sblmnya, maaf klo byk nanya coz pemula pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Langsung saja saya jawab pak,
      1. untuk penyiraman saya biasanya melakukan cuma sekali sehari di sore hari sepulang kerja
      2. 400 cc saya pakai utk paralon setinggi 1.3 m
      3. Untuk ppm saya kasih di 750 ppm ketika 2 minggu pertama, selanjutnya saya naikkan ppmnya sampai angka 1500 ppm saat berbunga.
      4. Kalau untuk bawang merah bsa menggunakan takaran ppm 980 - 1260. Tahapan pemberian bisa bertahap atau langsung dikasih 1000 ppm jg tdk mengapa.

      Hapus
    2. Ok...dilaksanakan pak
      Sementara bawang yg sdh tanam, utk cabe msh semai.
      Bawang saya tanam dr umbi, hari ke 4 sdh ada yg sprout.
      Trima kasih ilmunya pak

      Hapus
  35. maap mas mengganggu saya tertarik dengan tanaman vertikultur mohon bantuanya
    tolong kasih alamatnya saya ingin berkonsultasi terimaksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya di Jl atletik 15 bontang om

      Hapus
  36. Pak teguh jumlah lubang tanman perparalon berapa dan jaraknya berapa perlubangnya?

    terus kesulitan dalam vertikultur ini apa saja pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jumlah lubang tanam tergantung kita mau tanam apa? Kalau untuk tanaman cabai, tomat dan terong sebaiknya jarak antar lubang atas bawah sekitar 20 cm. Arah horisontal cukup 2 lubang saja.

      Kesulitannya ketika mau ganti media tanam saja, harus angkat2 pipa dan dibalik untuk ngekuarkan media tanam

      Hapus
  37. untuk sistem verticulture ini tidak sirkulasi ya pak,dan air sisa guyur itu ditampung dan digunakan lagi kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mas, tidak sirkulasi. Kelebihan air akan terbuang, makanya dalam penyiraman cukup 200-400 ml air nutrisi aja

      Hapus
  38. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  39. mas saya ada beberapa pertanyaan :
    1. media apa bisa pakai kerikil, pecahan genteng atau pecahan bata? dengan catatan sistem infus dgt timer mgunakan nutrisi abmix khusus cabe
    2. apakah nutrisi boleh lgsung 1500 ppm setelah semai?
    3. kira2 setelan timer brp lama ya tiap nyala pompa, terus penyiraman sekali atau dua kali setiap hari?
    4. bole minta tabel lengkap ppm ga mas? tolong di email mas ke teddykurniawan1983@gmail.com
    5.menurut mas teguh untuk komersil lebih ekonomis sistem vertikultur fertigasi atau polybag ya klo untuk cabe..
    maaf ya banyak tanya..mohon dijawab mas..terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Bisa, tapi sebaiknya dicampur cocopeat atau arang sekam biar lebih terjaga kelembabannya
      2. Jangan mas, bertahap. Ppm 1500 untuk tanaman ketika mulai berbunga
      3. Saya ga pake timer. Penyiraman cukup pagi dan sore saja
      4. Boleh..
      5. Sama aja sih mas. Kalau vertikultur biasanya buahnya tdk sebanyak yg fertigasi polibag. Tapi karena jumlah tanamannya banyak, jadi hasilnya banyak juga.

      Hapus
  40. makasi banyak ya mas semua jawabannya, sangat jelas sekali..beberapa pertanyaan lg ya mas, hehehe :
    1. apa ada tahapan baku mengenai kadar ppm nutrisi setiap masa pertumbuhan tanaman seperti berapa ppm saat semai, saat tumbuh bunga, saat berbuah? yang saya masi bingung kadar nutrisi nya mas misal saat setelah semai, tumbuh bunga, dan saat berbuah..cara nentuin nya gmn ya mas?
    2. apakah perlu menggunakan air organic ( murni hanya H2O tanpa mineral apapun) untuk membuat larutan nutrisi karena seperti mas bilang sebelumnya "takaran 5ml A + 5ml B + 1 liter air = 600 - 700 ppm.", nah itu tds nya kira2 brp ya? saya belum punya tds meter soalnya..tds air di tiap tempat beda2 kan mas..

    mohon dijawab ya...makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk jawaban nomer 1 sebetulnya sudah ada pada file skema hidroponik dan tabel ppm yg pernah saya kirim via email.

      Untuk jawaban nomer 2, tds nutrisi "takaran 5ml A + 5ml B + 1 liter air = 600 - 700 ppm.", adalah murni sebelum tercampur dengan tds air baku. Untuk tds air baku disarankan tdk lebih dari 150 ppm.

      Hapus
  41. salam hijau pak teguh..
    akhir" ini saya sedang sangat tertarik dengan dunia tanam menanam pak dan akhirnya ketemu artikel bapak ini..
    jika bapak tidak keberatan saya ingin menanyakan beberapa hal pak :
    1. sebagai pemula seperti saya ini, hal" apa saja yang harus saya siapkan dan saya ketahui dalam memulai kegiatan ini pak?
    2. adakah refrensi dari bapak berupa buku, artikel dan hal lainnya yang recommended untuk pemula seperti saya ini pak?
    saya dengan senang hati menunggu jawaban dari bapak, terima kasih pak sebelumnya..
    *note: saya pernah magang di bontang 10 bulan dan tinggal di tanjung laut pa, ^^,

    BalasHapus
  42. bapak teguh saya sudah beli peralon 5 batang,tapi saya tidak punja bor untuk bolongiiperalon.dimana saya harus belinja

    BalasHapus
  43. Mas saya beli hydro j sayur yg ukran 500ml itu stiap 5 ml berapa ppm nya ya

    BalasHapus
  44. Saya mau tanya nih mas teguh..
    1,Tolong pencerahan nya untuk sistem irigasi vertikultul yg benar bagaimana sebaiknya? agar waktu menyiram air dan pemberian nutrisi bisa merata ke seluruh media tanah dan selanjutnya di serap oleh tanaman.
    2,brapa meter maksimal tinggi media tanam agar irigasi bisa merata.
    Karna pengalaman saya tanaman di bagian tengah dan bawah pasti kalah pertumbuhan nya di banding dgn bagian atas.mohon solusinya.trimakasih..

    BalasHapus
  45. kenapa setiap saya tanam cabe daunnya selalu kriting, kemudian rontok lalu mati? apa yang harus dilakukan ya??

    BalasHapus
  46. Saya tertarik dengan model lubang paralon diatas yang menurut saya tanaman lebih kokoh. Gimana cara membuat lubangnya, om?

    BalasHapus
  47. Assalamu alaikum
    Pak saya sangat tertarik dg tanaman hidroponik, tp kdg saya selalu menemukan blog yg kurang detail memberikan cara untuk menanam tanaman. Bolehkah sya mengetahui bagaimana rincian cara menanam tanaman hidroponjk. Scara benar.
    Kemudian boleh tau berapa harga pupuk nya?

    BalasHapus
  48. Assalamu alaikum
    Pak saya sangat tertarik dg tanaman hidroponik, tp kdg saya selalu menemukan blog yg kurang detail memberikan cara untuk menanam tanaman. Bolehkah sya mengetahui bagaimana rincian cara menanam tanaman hidroponjk. Scara benar.
    Kemudian boleh tau berapa harga pupuk nya?

    BalasHapus
  49. aslm numpang sharing pak bro,mau tanya tentang vertigasi untuk vertikultur paralon 2 meter, biar gak repot nyiram, pak sebaiknya saluran air ditaruh diatas tanah apa langsung ditaruh diatas pipa paralon 2 meter, untuk selang ke pipa saluran jumlah dua selang HDPE udah cukup belum untuk mengaliris atu paralon,jumlah tanaman 120 batang perparalon mohon masukanya

    BalasHapus
  50. mantaf mas...inspirasi banget

    BalasHapus