Berbagi tak pernah rugi

Selamat datang di blog saya yang sederhana ini, di blog ini saya tuangkan apa2 yang menjadi kebiasaan saya, pengalaman saya, hobi saya dll yang mungkin sepele tetapi mungkin bisa membawa manfaat bagi anda yang membacanya. Saya berharap blog ini bisa mencerminkan prinsip saya yaitu "Berbagi Tak pernah Rugi" . Dan bagi pembaca yang punya uneg - uneg atau kritik silahkan beri komentar, selain sebagai masukan juga bisa sebagai koreksi diri bagi saya. Atau bagi yang mau mengcopy artikel saya silahkan saja tapi jangan lupa lampirkan sumbernya ya..
Sehubungan banyaknya pertanyaan via sms yang masuk dan cukup menyedot pulsa, mohon kalau ada pertanyaan bisa menelpon, via komentar atau email.



Minggu, 07 April 2013

Panen kangkung dan bayam hidroponik


Selain hidroponik kit yang saya tuangkan dalam blog ini sebetulnya saya masih ada 1 set rak hidroponik yang lain, dimana pad arak yang ini saya tanam 3 macam tanaman antara lain kangkung di rak paling atas, kemudian dibawahnya saya tanam bayam merah dan rak yang paling bawah saya tanam pakchoy hijau.

Tak terasa 22 hari sudah usia tanaman di hidroponik kit versi 2 ini pas pada hari Minggu kemarin. Pada usia tersebut ternyata kangkung dan bayam sudah setinggi 30 cm dan siap panen. Melihat tanaman sudah setinggi itu istri saya bilang sebaiknya segera dipetik saja untuk dibikin “Kapurung” (makanan khas orang Sulawesi/Bugis). Tanpa pikir panjang seluruh tanaman kangkung dan bayam saya panen. Pemanenan dengan cara saya potong, tujuannya supaya tanaman tunas lagi dengan pertumbuhan yang lebih cepat. Yang lalu ketika saya tanam kangkung dengan media tanah, saat panen saya potong dan tunasnya pertumbuhannya kurang bagus. Nah dengan metode hidroponik ini asya jadi penasaran hasilnya apakah akan sesuai harapan saya.

Kembali ke panen kangkung, ternyata hasilnya cukup banyak. Setelah dimasak bisa dimakan bareng tetangga dan keluarga kakak/adik ipar yang lagi pada ngumpul dirumah. Rasanya?? Pokoke maknyuss..sayuran segar dari kebun sendiri dan ada embel – embel sayuran hidroponik lagi.  Meskipun masakannya menu tradisional, tapi yang dimasak sayuran yang biasa dibeli orang – orang kaya ha..ha..ha..


Rak hidroponik di awal penyemaian

Kangkung dan bayam menjelang panen

Tanaman tampak samping

Kangkung sebelum dieksekusi

Kangkung bersih dan segar hasil panen

Kangkung pasca eksekusi

Bayam pasca eksekusi

120 komentar:

  1. Wah subur sekali kangkung dan kebun bayamnya. Kok saya jadi pengen minta suami untuk buatkan Rak hidroponik :D.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa dicoba dirumah mbak, nggak perlu lahan luas kok. Ukuran rak saya ini cuma 1x2m dengan jumlah lubang tanam 180lubang.

      Hapus
  2. ummi khadijah ulya12 April 2013 02.33

    Assalamu'alaykum. Tak menarik apabila KAPURUNG (kangkung dalam tempurung) nya tak di kirim ke Aceh, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa 'alaikum salam, he..he..kalau dikirim nanti keburu basi..

      Hapus
    2. Assalamu alaikum pak..
      saya tsalis dari makassar..
      mau nanya, wadah sayurannya yg dimasukkan ke pipa,memakai apa pak?apa pake pipa juga tau bisa menggunakan gelas air mineral bekas?
      trus,, isi pipa paralonnya apa saja pak? apa dibiarkan kosong atau disi air atau diisi tanah?
      maaf pak banyak nanya..hehe.. saya sangat tertarik untuk mempraktekannya di daerah saya pak.... :)

      Hapus
    3. @tsalis kurniawan, wa 'alaikumussalaam
      untuk wadah sayuran yg dimasukkan ke pipa saya buat dari pipa juga ukuran 1", tapi ada juga yg pakai kepala botol plastik aqua. Kemudian untuk berpegangnya akar saya gunakan rockwool, tapi ada juga yg pakai spon ataupun tissue.

      Nah kalau pipa paralonnya saya isi dengan air nutrisi yaitu air yg sudah dicampur dengan pupuk hidroponik. Pupuk saya pesan melalui online. Kalau mau coba bisa saja searching di google nama pupuknya ABmix.

      Nggak apa2 banyak nanya, saya pasti akan jawab semampu saya berdasarkan pemahaman dan pengalaman saya.

      Hapus
    4. mau tanya Pak, untuk airnya apakah pake sistem sirkulasi ?

      Hapus
    5. saya pakai air nggenang

      Hapus
  3. saya minat tanam kangkung pak..
    boleh diberitahukan prosedurnya pak mulai dari persiapan sampai panen...
    saya masih awam untuk hal ini pak...
    makasih sebelumnya pak!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Caranya mudah sekali kok karena kangkung merupakan tanaman yg sangat mudah tumbuh. Yang penting setelah media tanam/hidroponik kit sudah siap, benih bisa langsung ditanam. Satu lubang tanam diisi 3 butir benih. Tapi cara ini ada resiko tidak semua benih tumbuh.

      Kalau mau yg lebih bagus benih bisa disemai dulu, setelah 7 hari benih yang tumbuh sudah siap dipindah tanam kedalam media hidroponik. Pilih bibit yg bagus dan tanam di pot/wadah hidroponik 3 bibit/pot. Caranya bibit dijepit pakai spon kemudian dimasukkan ke dalam pot(terbuat dari pipa 1"). Kemudian pot kecil tsb dimasukkan ke dalam lubang2 di pipa paralon yg sudah disiapkan. Jangan lupa pipa paralon diisi dulu dengan larutan hidroponik.

      Yang penting coba dulu, nanti dengan sendirinya kita akan tahu apa yg sebaiknya dilakukan. Saya bukan lulusan sekolah pertanian lho tapi dengan rasa cinta tanaman dan keinginan kuat untuk mencoba ternyata bercocok tanam itu mudah. Apalagi dgn hidroponik, bercocok tanam sangat mudah dan praktis karena tidak repot menyiram setiap hari.

      Hapus
    2. siip pak.. makasih banyak pak atas share ilmu n pengalannya, dalam waktu dekat saya akan mempraktekannya.... :)

      Hapus
  4. hay pak...
    Hmmm, daku jd teringat sayuranku yg kena banjir itu... Sayang bgt, malahan jadinya skrg blm ada mood utk berkebun lg...

    Keren pak, kl aku jd tetanggamu, tiap hari aku bantuin panen deh...
    Hohoyyyy...
    Yg jd pertanyaanku, itu jempol kaki'y sp ya...???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mestinya supaya ngga kebanjiran lagi, njenengan tulis aja "Air banjir dilarang masuk pekarangan"...wakakakakk

      btw, coba bikin rak bu, biar ketika banjir posisi tanaman tidak terendam air.

      Kalau masalah jempol kaki, saya juga ngga tau itu jempolnya siapa?? soalnya waktu ngupload nggak ada jempolnya kok. Baru2 ini aja kok ada jempol nongol ..hi.hi..hi..

      Hapus
  5. Pa teguh.. salam kenal..
    Saya baru mulai nanam sayuran depan rumah nih, pengen coba hidroponik.. mau nanya nih pak..
    1. Pipa yg digunakan (yg dilubangi) ukuran brp yah? trus jarak antar lubangnya berapa?
    2. untuk pengairannya, bagaimana cara pa Teguh memasukan airnya? saya disini tidak melihat ada tempat khusus untuk memasukan air, lalu apakah sistemnya hanya memasukan air sampai batas tertentu dan menambahnya jika pasokan air berkurang... atau bagaimana?
    Mohon pencerahannya

    terimakasih
    rgds//dodi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga mas Dodi, maaf baru balas. Sedang keluar kota, jadi gak sempat buka blog.

      OK, saya mau menjawab beberapa pertanyaan anda:
      1. Pipa yg saya pakai ukuran 2" (idealnya ukuran 2,5" - 3"), maklum saya pakai pipa bekas, daripada tidak terpakai maka saya buat rak untuk hidroponik ini. Adapun jarak antar lubang sekitar 17 cm x 17 cm.

      2. Untuk pengairan saya gunakan sistem paling sederhana yaitu hidroponik statis. Akar saya biarkan tergenang dalam larutan nutrisi. Hal ini saya lakukan karena untuk menghemat listrik, karena kalau menggunakan sistem NFT (Nutrient Film Technique) harus menggunakan pompa listrik. Selain itu juga untuk percobaan dengan sistem tergenang pertumbuhan tanaman seperti apa. Dan ternyata tetap bagus. Untuk cara memasukkan air saya angkat salah satu pot yg ada di lubang tanam, kemudian air saya isikan secara manual. Hal ini saya lakukan karena kalau ada lubang terbuka dikhawatirkan akan dipakai nyamuk masuk dan bertelur. Air cukup saya isikan setinggi 3/4 pipa. Jika air berkurang saya tambah dengan larutan nutrisi lagi. Biasanya air saya tambahkan setiap seminggu sekali.

      Dengan sistem ini saya bisa bertanam secara hemat listrik, air dan tenaga karena nggak perlu nyiram setiap hari. Selain itu saya juga mendapatkan sayuran segar dan bersih.

      Selamat mencoba mas...

      Hapus
    2. terimakasih atas penjelasannya...
      tapi mau nanya lagi nih... (maaf banyak nanya, insyaAllah berkah kok pak :D)..
      1. Untuk seeding apakah langsung di media hidroponik ini (ditaruh di rockwoolnya) atau ditebar di media tanam lain baru setelah itu dipindah?
      2. Untuk bibit yg baru tumbuh, panjang akar masih belum menyentuh level air/nutrisi, bagaimana bibit ini memperoleh asupan airnya? apakah rockwoolnya dibuat hingga menyentuh level air didalam pipa atau gimana?

      terimakasih
      rgds//dodi

      Hapus
    3. Nggak apa2 kok, saya malah senang kalau bisa membantu. Adapun untuk penjelasan dari saya sbb :
      1. Untuk contoh hidroponik di atas, seeding langsung saya taruh di media hidroponik (rockwool). Cara ini ada kekurangannya yaitu tidak semua seeding yg kita taruh bisa tumbuh. Jadi dalam setiap lubang tanam jumlah tanaman berbeda - beda sesuai dengan daya tumbuh seeding yg ditaruh di media.

      2. Bibit yg baru tumbuh mendapat asupan air meskipun akarnya belum panjang karena rockwool saya buat hingga menyentuh level air. Sehingga dengan gaya kapiler, air akan naik membasahi akar.

      Nah, dengan kekurangan yg ada pada poin 1, makanya saat ini seeding saya semai dulu dengan media arang sekam. Setelah muncul daun asli (2-4 lembar) bibit barusaya pindah ke media hidroponik. Adapun saat ini saya tidak menggunakan rockwool lagi (karena mahal), tetapi saya menggunakan spon biasa. Spon berfungsi untuk menjepit tanaman agar tetap tegak, sedangkan akar sudah menyentuh level air. Saat ini saya sedang menanam kangkung dan selada merah. Sudah seminggu ini tidak ada kendala, mudah2an untuk selanjutnya lancar terus.

      Hapus
    4. Om Teguh...
      Kalo sudah terlanjur beli Rockwool, selain untuk semai biji, terus untuk apa lagi ya ?

      Hapus
    5. Biasanya kalau pakai netpot, rockwool berfungsi untuk semai plus media tanam di dalam netpot. Maksudnya kita semai biji sayuran pakai rockwool ukuran 2x2cm pada wadah penyemaian. Setelah umur 2 minggu biasanya bibit siap pindah ke hidroponik kit/rak. Nah saat mindah cukup ambil rockwool yg ada bibitnya tersebut dan taruh di dalam netpot. Sangat simpel.

      Hapus
  6. Waaa, d daerahku banjirnya berbahasa perancis pak, jd ga ngarti daaah...
    Tau deh kpn mulai mood berkebun lg... Hiks....

    Wa, jd itu jmpol jadi2an toh, syereeeemmm... Eh, jgn2 itu akarnya si kngkung kali pak..
    (huaaaa.... Bls'y d sini...)
    Gantian main ke blogku ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. wuah..asal mampir ke blog sampeyan hawanya ngiler terus...mulai sop iga kambing, nasi uduk, botok tahu dll semuanya cuma bisa kubayangkan

      Hapus
  7. Ya ngono iku pa, dr pd ngobrolin orang, d wkt ngnggur ya masakan sehari2 d save aja d blog pa'e...
    Selain itu jg lg seneng jadi FOODY BLOGGER... Hehe... Gaya tenaaaan...
    Sekalian nambah ilmu dr teman2 blog, gantian blog walking, tukeran resep n cerita...
    Lha, blog mu itu jg ada hubungan'y kan, bahan baku'y dr bontang, trs d olah d cirebon...
    Hmmmm, kira2 piye yo....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah..klo utk suplay bahan seko bontang neng cirebon kuwi jenenge ide bagus..tapi angel realisasine bu'e...

      Hapus
  8. Mas Agung Salam Kenal, Saya tertarik dengan bayam hidroponiknya, mau belajar langsung boleh kah saya berkunjung ke tempatnya mas Agung, kebetulan juga orang Bontang ini jadi bisa belajar langsung, kalo boleh tau alamatnya mas agung di mana ya di Bontang.

    salam Hijau
    Hamzah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh, tapi untuk saat ini bayamnya sudah habis. Tapi kalau mau melihat tanaman sayuran yang lain masih ada kangkung, sawi dan selada merah.

      Tapi kalau mau jangan minggu ini karena saya lagi dinas ke Yogya. Alamat saya di Jl. Atletik 15 (Eks Gang Blora). RT. 33 Kel. Api- api. Kalau mau datang sms dulu ke 0811587665

      Eh iya ..nama saya bukan Agung tapi Teguh.

      Hapus
  9. mau tanya takaran nutrisi pupuknya bagaimana? dan pupuk apa yng digunakan? serta waktu aplikasinya kapan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Utk takaran pupuknya 5ml larutan A + 5ml larutan B utk 1 ltr air utk kangkung dan bayam. Itk sawi larutan lebih pekat lagi sekitar 7.5 ml utk 1 ltr air.
      Pupuk yg dipakai namanya ABmix.
      Aplikasinya dicampurkan dlm air.

      Hapus
  10. bermanfaat sekali pak, kebetulan saya juga mau bikin tanaman hidroponik. yang ingin saya tanyakan, kalau tanaman hidroponik ini harus di tutupi dengan plastik (seperti rumah kaca) begitu atau bisa terkena sinar matahari langsung? sebelumnya salam kenal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga dari saya, idealnya tanaman hidroponik harus terlindung dari hujan karena untuk mempertahankan kepekatan larutan nutrisinya. Tetapi sekarang ini ada beberapa orang yg sudah menjalankan hidroponik dilahan terbuka, tetapi harus pintar2 dalam maintain larutan nutrisinya.

      Hapus
  11. mas,Teguh salam kenal saya baca blog anda saya sangat tertarik tentang hidroponik saya ingin Bertanya

    - Pemberian Nutrisi itu Berapa minggu sekali atau di tambah kalau memang sudah diperlukan ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga pak. Pemberian nutrisi bersamaan dengan penambahan air ketika airnya berkurang. Biasanya saya tambahin seminggu sekali.

      Hapus
    2. saya mau bertanya lagi ini mas untuk nutrisi khusus saya sulit mendapatkan'nya ....

      - apa ada nutrisi alternatif yg bisa saya gunakan ?
      -apakah nutrisi pakai pupukcair yg digunakan pd tanaman organik bisa utk nutrisi hidroponik ..

      terima kasih atas infonya

      Hapus
    3. untuk nutrisi khusus hidroponik memang tidak dijual bebas di toko2 pertanian mas. Tapi kalau mau bisa beli via online. Saya biasa beli di www.ferti-mix.com karena dari segi harga paling murah. Tapi di site2 yg lain juga banyak kok.

      Untuk nutrisi alternatif bisa memakai pupuk NPK mutiara 15 gram + gandasil D 10 gram dicampur dengan 10 liter air. Tapi tentunya untuk pertumbuhan tidak sebagus yg pakai pupuk khusus hidroponik. Sebenarnya ada sih alternatif yg lain, untuk pupuk makro dapat dipenuhi dengan 6 gram urea, 9 gram SP36, 5 gram 2K, 5 gram garam inggris (MgSO4) dan 7,5 gram kapur (kalsium karbonat) dan untuk unsur mikro dapat dipenuhi dengan 2,86 gram asam boraks, 0,22 gram asam sulfat, 2.03 gram mangan sulfat, 0.08 gram terusi, 0.02 asam molibdad dan 7.5 gram Fechelat. Cara pengaplikasiannya seperti dalam penggunaan NPK, yakni semua unsur baik makro maupun mikro dilarutkan kedalam 10 liter air.(yg ini belum saya coba karena saya nggak punya timbangan)

      POC (pupuk organik cair) memang mengandung nutrisi untuk tanaman. Tapi rata2 produk POC tidak mencantumkan kandungan mineral2 yg ada di dalamnya sehingga kita tidak tau takaran penggunaannya seperti apa.

      Saran saya kalau mau mencoba hidroponik gunakan NPK dulu, nanti kalau sudah merasa nyaman berhidroponik baru beli nutrisi khusus hidroponik via online. Alhamdulillah saya belum pernah tertipu dalam pembelian online, jadi nggak usah khawatir.

      Hapus
    4. Makasih lagi atas infonya mas ...

      saya,mau tanya lagi ini ..

      - untuk media apakah Spon biasa bisa digunakan ?
      - kalau bisa potongan spon Harus sebesar apa ?
      - lalu apakah Spon harus terendam atau tidak ?
      - Dan lagi mas apakah bibit disemai langsung kemedia atau disemai terlebih dahulu ?
      - Untuk media sekam apakah sekam harus " Sekam Bakar " ? soalnya maaf mas.saya belum tau cara bikin arang sekam

      Sebelumnya saya minta maaf jika Terlalu banyak bertanya ,,

      Hapus
    5. Langsung aja mas...
      - Spon biasa juga bisa digunakan. Saat ini saya menggunakan spon biasa kok.
      - Ukuran spon diusahakan lebih besar sedikit daripada ukuran pot kecil (yg didalam lubang pipa) agar spon tidak melorot kedalam air.
      - Spon terendam atau tidak juga nggak masalah. Fungsi spon cuma untuk menahan tanaman supaya tidak rebah.
      -Sebaiknya bibit disemai dahulu, setelah usia 7-12 hari baru dipindah ke hidroponik kit. Keuntungannya kita bisa memilih bibit yg bagus untuk ditanam.
      - Kalau sudah pakai spon tidak perlu arang sekam lagi. Arang sekam biasa digunakan untuk hidroponik yg wadahnya agak besar. Misalnya gelas plastik atau polibag. Kalau sekedar tanam sayuran pakai pipa seperti punya saya, spon sudah cukup.

      Kalau masih ada yg kurang jelas silahkan tanya lagi, nggak apa2 kok...

      Hapus
  12. Assalamualikum Pak teguh salam kenal,pak saya ingin tahu cara pembuatan rak dari pipa nya ukuranya berapa,harganya,terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa 'alaikum salam wr wb,
      Rak yg saya buat pakai pipa 2". Sebenarnya untuk ukuran pipa sebaiknya ukuran 2.5". Tapi berhubung pipa tersebut pipa sisa, daripada dibuang mending saya buat rak hidroponik. Kalau untuk harga, masing2 tempat berbeda. Tapi kalau ditempat saya pipa ukuran 2.5" yg paling murah harganya 60 rb. Pipa untuk rangka ukuran 1" harganya 28 rb. Lbow maupun Tjoin 1" rp.3000, sedangkan yg 2.5" harganya Rp.6000.

      Waktu saya buat, untuk pipa 2" 8 batang. Pipa 1" juga 8 batang. Lbow 2" 12 biji. Tjoin 2" 18 biji. Lbow 1" 4 biji.Tjoin 1" 32 biji. Plastik utk atap 2 mtr harga 80 rb.
      Jadi utk harga sampeyan bisa hitung sendiri.

      Saran saya kalau mau bikin rak cukup 2 susun saja. Karena pengalaman saya untuk rak paling bawah kurang cahaya dan pertumbuhan tanaman tidak optimal.

      Hapus
  13. Selamat pagi Pak Teguh..

    Mengenai rak hidroponik yang Bapak buat, tinggi antar rak berapa ya Pak? Terima kasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat siang..
      untuk tinggi/jarak antar rak 50 cm.

      Hapus
    2. Terima kasih Pak. Lalu untuk peletakan rak hidroponik-nya apakah harus di atas beton? Kalau di tanah bisa juga gak Pak? Terima kasih..

      Hapus
    3. Untuk peletakan bisa dimana saja yang penting tempatnya rata supaya permukaan air bisa tersebar merata. Selain itu harus terkena sinar matahai.

      Hapus
  14. Lha itu nglubanginya pake apa pak?kok bisa rapi gitu?
    Terus potnya itu pake apa pak?tingginya sebrapa?bentuknya gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nglubanginnya pake hole saw. Adapun netpotnya pake kepala botol aqua.

      Hapus
  15. wah...yg menarik kapurungnya tuh...kebetulan saya orang sulawesi (makassar-palopo)... btw pakek pupuk apa tuh om...sampe subur gitu.... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. He..he..he..saya bukan orang Sulsel tapi beristri Sulsel, jadi suka kapurung juga.

      Pupuknya saya pakai pupuk khusus hidroponik, orang biasa menyebut pupuk ABmix. Kalau mau mencoba bisa searching di google dengan tag "ABmix" atau "pupuk Hidroponik"

      Hapus
  16. Assalamu'alaikum
    saya ari dari medan mas teguh, salam kenal
    jadi saran mas buat kita dari berbagai macam tehnik berhidroponik yng pernah mas praktekkan, sistem pengairan sederhana ini paling cocok untuk kami2 terapkan tidak mas, atau tehnik yang lain ....?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau cuma sekedar hobi, apa yang saya tulis di blog ini sudah cukup. Selain praktis juga biayanya tidak terlalu mahal. Tapi bukan berarti apa yg saya lakukan ini tidak ada kekurangan. Setiap sesuatu pasti ada plus dan minusnya.

      Akan tetapi kalau untuk skala bisnis akan lebih baik kalau menggunakan sistem yg lebih bagus lagi, misalnya rakit apung (pakai aerator), NFT atau aeroponik.

      Hapus
  17. Permisi numpang nanya ms, apa akar tanaman secara hidroponik itu hrs trendam air nutrisi smua, ato sbagian sja sudah cukup, ato sbagian kecil sja jg bisa? trm ksh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akarnya harus kena air tapi nggak boleh terendam semua krn bisa busuk

      Hapus
    2. salam kenal pak,saya pratama mau tanya seputar nutrisi hidroponik,.setelah diukur air sumur d rumah saya sekitar 80ppm,sedangkn untuk ppm kangkung misalkan sekitar 800ppm,.apakah nutrisi yg saya campur dengan air sumur harus saya buat jd 880ppm atau tetap 800ppm saja?trma ksih

      Hapus
    3. Salam kenal juga mas, kalau saya biasanya saya buat di 880 ppm mas, karena saya pikir 800 ppm adalah kebutuhan nutrisinya.

      Hapus
    4. ok sip,terimakasih pak..oh yah alamat email bapak apa yah?kmrin sya kirim email ke teguh_u@yahoo.com gagal trus yah..

      Hapus
  18. assalamualaikum,artikelnya bermanfaat sekali..saya dah mencoba menanam terong dan cabe hidroponik,utk nutrisi saya menggunakan npk mutiara dan gandasil d sesuai dgn apa yg saya baca di blog bapak,yakni 1 sdm npk 1/3gandasil dicampur dgn 10ltr air.tapi koko pertumbuhan nya kurang bagus ya pok?saya menggunakan media pecahan batu bata

    BalasHapus
  19. assalamualaikum,artikelnya bermanfaat sekali..saya dah mencoba menanam terong dan cabe hidroponik,utk nutrisi saya menggunakan npk mutiara dan gandasil d sesuai dgn apa yg saya baca di blog bapak,yakni 1 sdm npk 1/3gandasil dicampur dgn 10ltr air.tapi kok pertumbuhan nya kurang bagus ya pak?saya menggunakan media pecahan batu bata

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa alaikum salam..
      mungkin ada beberapa pertanyaan dari saya juga bu.
      1. apakah akar tanaman sudah menyentuh air/sumbu(jika pakai wick)?
      2. apakah tanaman tercukupi kebetuhan cahaya matahari?

      Sebatas pengalaman saya, dengan pupuk NPK+Gandasil, cabe rawit tumbuh subur dan berbuah. Untuk melebatkan buahnya gandasil saya ganti pakai yg gandasil B. Selada juga tumbuh subur, tetapi tidak sebongsor kalau menggunakan pupuk khusus ABmix.

      Hapus
  20. salam kenal pak :
    ini menggunakan sytem apa ya... air mengalir atau tergenang..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pakai air menggenang pak/bu karena mau menghemat listrik.

      Hapus
  21. kangkungny subur bgt pak,.klu boleh tau takaran nutrisiny brp ppm dari mulai tanam sampai panen?apakah berubah2 disesuaikan dengan umur tanaman?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Takarannya 5 ml pekatan A + 5 ml pekatan B untuk 1 liter air pak. Takarannya juga tetap mulai dari awal tanam sampai panen. Pupuknya menggunakan pupuk hidroponik ABmix.

      Hapus
  22. kalau media tanam tdk terkena sinar matahari bagaimana ?apa perlu penyinaran bantuan?masalahnya lahan cuma di teras

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tanaman tetap perlu sinar matahari utk fotosintesis. Klo kuang sinar biasanya daunnya kecil dan tangkainya panjang2.
      Klo posisi di teras yg penting barang setengah hari terkena cahaya matahari

      Hapus
  23. oh begitu ya pak.dari jam berapa media tanam terkena cahaya matahari ?depan rumah cahaya matahari jam 11 siang bru ada ?pake lampu neon apakah bsa tuk fotosintesis? bgimana solusinya pak minta pencerahan ?maaf banyakan nanya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya bukan masalah dari jam berapa sampai jam berapa, tetapi berapa jam tanaman mendapat sinar matahari. Indikasi tanaman kurang terkena cahaya matahari, tanaman tangkainya panjang2 dan daunnya kurus.
      Kalau mau pakai cahaya pengganti, sebetulnya ada lampu khusus dan sudah terukur sesuai kebutuhan tanaman. Kalau pakai lampu neon saya tidak tahu karena saya belum pernah mencoba.

      Hapus
  24. Pak mau tanya, itukan teknik hidroponik. Nah,bapak itu medianya menggunakan tanah atau hanya air pada isi pipanya ? Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam hidroponik, kita bertanam tanpa tanah mas. Klo untuk tanaman sayuran saya medianya cuma spons. Trus kebutuhan pupuk disuplai dgn air yg sudah dicampur pupuk hidroponik

      Hapus
  25. Saya salut sama mas Teguh, orangnya sabarrrr, meski pertanyaan pengunjung berulang-ulang krn tdk membaca dr awal, mas Teguh tetap sabar menjawabnya. Saran sy unt pengunjung blog ini, baca teliti dr awal, akan banyak ilmu dan manfaat yg akan kita dpt. Kasihan mas teguh yg hrs njawab berulang-ulang. Maaf unt semuanya ........

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih banyak atas pengertiannya. Sebetulnya memang banyak pertanyaan yg berulang ulang, tapi krn niatan dari awal adalah utk berbagi jadi klo ada pertanyaan pasti akan saya usahakan utk menjawab.
      Tetapi seandainya pembaca blog ini mau membaca komentar2 yg ada sebetulnya sudah banyak permadalahan pertanian kota yg sdh terjawab.
      Sekali lagi terimakasih atas pengertian dan himbauannya.

      Hapus
  26. Assalamualaikum, untuk kangkung yg dipotong akhirnya bisa tumbuh lagi atau tidak mas? Saya baru berhidroponik (kangkung, selada, pakchoy) 1 bulan, jadi belum pernah panen.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa alaikum salam..
      Untuk kangkung bisa 3 sampai 4 kali potong. Tapi untuk bayam dan yg lainnya tdk bisa. Cukup sekali panen

      Hapus
  27. kangkung dan bayam nya ditanam dari awal biji pak..???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya pak..tapi saran saya lebih baik disemai dulu krn lebih rata tumbuhnya

      Hapus
  28. maaf pak, saya mau tanya. untuk pemula yg ingin coba, brp ukuran nutrisi yg sebaiknya dibeli? dan kira2 berapa harganya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk pemula ada yg paket 1 lter tapi di pasaran online harganya cukup mahal. Mending coba dulu pakai npk mutiara, kalau nanti sudah merasa asyik baru beli yg nutrisi paket hobi ukuran 1 paket bisa untuk 1000 liter. Jadinya irit banget kok..
      Harga paket pemula 1 liter biasanya 60rb bisa untuk 200 liter air.
      Harga 1 paket hobi biasanya antara 65 - 80 rb bisa untuk 1000 liter.

      Hapus
  29. waaaaah, seru banget. jadi pengen coba pak buat di rumah sendiri. bisa berteman di FB? trus biasanya kita beli benih di toko, klo dengan hidroponik ini kita bisa buat tanaman yang menghasilkan calon benih gak pak??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa aja berteman di FB, cari akun Teguh Untara
      Dengan hidroponik kita juga bisa mendapatkan benih untuk ditanam lagi. Sudah banyak teman2 hidroponiker pada bikin benih dari hidroponik.

      Hapus
  30. Maaf, jika butuh benih sayur eceran
    bisa menghubungi saya lewat sms / whatsapp ke
    0852 3465 9100
    cuma 2rb / bungkus
    trims,
    sukses berkebun

    BalasHapus
  31. siang.. saya seneng bgt baca blog ini.. penasaran sama sistem hidroponik... kmrn saya baru benih kangkung nih pak.. pgn nyoba sistem hidroponik.. trs aq mau tanya nie.. saya mau coba pake media rockwoll.. yg mau saya tanyakan:
    1. apakah rockwoll bs d pake beberapa x?
    2. jika mau menyemai dl apakah harus d rendam dl benih bijinya?? ato bs langsung d semai d rockwoll??
    3. kl panen cara potong kangkungnya biar tumbuh lagi d potong sampe mana yah??
    trs saya mau menanam hidroponik dg cara wick system
    terimakasih pak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat siang mbak Viananerissa,
      1. rockwool cuma sekali pakai mbak
      2. Kalau untuk kangkung ga usah pakai perendaman ga apa2 karena sangat mudah tumbuh
      3. Kalau panen cara potong, supaya tumbuh lagi yang penting pemotongannya menyisakan ruas yang nantinya untuk tumbuh tunas baru.

      Hapus
  32. Ass Wr. WB
    maaf pak, kebetulan saya pemula ini pak.. jadi saya mau nanya, kira-kira air yang dcampur dengan pupuk hidroponik bertahan brapa lama pak? apakah cukup sampai panen? atau memang ada penambahan berkala untuk pupuknya pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa alaikum salam, air nutrisi akan berkurang seiring perkembangan tanaman, jadi perlu penambahan secara periodik. Utk tahap awal bisa 7-10 hari baru di tambah. Tapi ketika medekati panen bisa 3-5 hari hrs ditambah.

      Hapus
  33. Assalamu'alaikum Wr.Wb.
    Pak Teguh, salam kenal. sya mulai menyukai hidroponik setelah membuka blog bapak. skrg sya sdh mulai menanam namun hanya dg sistem wick yg sederhana. sya ingin skali punya kit kya pnya bpk.
    apa bapak pnya desain gambarnya?krn stlh mmbca percakapan di atas sya msh krg paham..hehe
    sya ingin buat yg seperti ini di rumah..
    maaf merepotkan... terima kasih byk atas bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa alaikum salam mbak Ana,
      waduh...untuk desain gambarnya saya nggak punya mbak, karena kebetulan waktu itu banyak pipa sisa. Trus saya potong2 untuk dibuat rak. Nah desainnya hanya direka reka aja...

      Hapus
  34. Pak saya mau tanya nih, masih blum jelas cara membuat larutan hidroponik siap pakai klo kita menggunankan pupuk AB mix ex. ferti-mix.. klo seperti utk Rak Kit Hidroponik yang di atas berpa liter untuk larutan siap pakainya? brpa takaran pupuk ab mix utk membuat laruran pekat nya? dan berapa takaran larutan pekat untuk membuat larutan siap pakai untuk model rak kit seperti yg bapak punya di atas..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cara membuatnya adalah nutrisi yg kita beli terdiri satu paket A dan satu paket B. Masing2 paket diencerkan menjadi 5 liter (bukan ditambah 5 liter lho ya), dan ini disebut biang nutrisi/pekatan. Cara melarutkannya untuk takaran 5 ml A + 5 ml B + 1 liter air akan menjadi larutan nutrisi dikisaran 700 ppm. Dan ini cocok utk selada. Kalau untuk kangkung perlu 1000 ppm, jadi cara ngitung nutrisi yg diperlukan adalah (1000/700) x 5 ml = 7.14 ml. Jadi untuk menanam kangkung perlu 7.14 ml A + 7.14 ml B + 1 liter air. Kalau susah2 ngitung komanya dibulatkan aja jadi 7 ml.
      Nah selanjutnya kita mau membuat berapa liter air nutrisi? ya takaran di atas dikalikan aja.
      Note: 700 ppm hanya sekedar rata2. Mungkin ada nutrisi lain yg hasil ppmnya beda, tetapi umumnya seperti itu.

      Hapus
    2. Jadi kalo mau buat 100 liter nutrisi siap pakai misalnya tanaman selada, 5ml x 100 lt = 500 ml atau diperlukan setara 1/2 liter larutan pekat. Yg saya msih bingung untuk membuat 1 liter larutan pekat brapa takaran pupuk ferti mix nya?

      Hapus
    3. Betul mas. Untuk membuat 100 liter larutan siappakai dibutuhkan 500 ml pekatan A dan 500 ml pekatan B.
      Untuk membuat pekatan harus sekaligus 5 liter A dan 5 liter B karena satu paket pupuk tsb diperuntukkan 5 liter pekatan

      Hapus
  35. Assalamualaikm. salam kenal pak... setelah saya membaca penjelasan dari bapak teguh mengenai hidroponik saya sangat tertarik sekali untuk mencobax. namun, saya sudah terlanjur membuat media hidroponik dengan jarak antar lobang 10cm, dengan harapan saya mendapatkan jumlah tanaman yang lebih banyak. sebab setiap kali saya baca tutorial tentang hidroponik di internet mereka memberikan penjelasan jarak tanaman berbeda beda, dari kisaran 10 cm hingga 25 cm antara lobang. apakh jarak tanam antar lobang mempengaruhi pertumbuhan tanaman pak? mohon penjelasannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa alaikum salam,
      kalau sudah terlanjur jaraknya 10 cm juga tdk apa2. Coba aja untuk bertanam sayuran yg berdaun sempit misalkan kangkung. Kalau untuk sayuran berdaun lebar (sawi, pakcoy, selada) daun akan saling menutupi sehingga pertumbuhan tanaman tdk optimal karena tdk bisa berfotosintesis secara optimal.
      Jarak tanam akan berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Kalau jarak terlalu rapat pertumbuhan tdk akan merata sebagaimana penjelasan di atas. Kalau jarak terlalu jauh, pertumbuhan bisa optimal tapi sayang akan banyak space yg terbuang. Biasanya kalau untuk komersil, utk bertanam selada jaraknya antara 15 - 25 cm tergantung jenis seladanya.

      Hapus
  36. assalamualaikum.. om maaf mau nanya.. itu kan potnya pake tutup botol..
    nah gmana cara air bisa masuk ke akarnya om?
    mohon pencerahannya.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa 'alaikum salam
      sebelum tanaman dipindah ke dalam pot kepala botol, benih tanaman harus disemai dulu selama sekitar 2 minggu. Setelah itu bibit baru dipindah ke pot tutup botol tersebut. Biasanya pada usia 2 minggu/saat pindah tanam, akar sudah panjang dan sudah bisa menyentuh genangan air nutrisi.

      Hapus
  37. Asslamualaikum. Salm kenal pa. Ada yang jual rak secara langsung ga? Tanamn apa sja yg bs di hidrofonik? Apa bapak juga budidaya paprika seperti di foto profil? Carany bs berbuah dg bagus gmn ya? Terimksh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa 'alaikum salam
      untuk rak jarang ada yang jual. Lebih hemat buat sendiri/bayar tukang. Tanaman yang bisa dihidroponik macam2, mulai dari tanaman hias, sayuran sampai tanaman buah yang penting tanaman tidak berkayu.
      Saya saat ini tidak budidaya paprika. Yang ada di poto profil itu bukan paprika tapi cabai orange habanero yaitu cabai pedas yang kepedasannya setara 7x lipat cabai rawit. Tanaman supaya berbuah bagus, selain harus tercukupi kebutuhan nutrisinya juga harus terbebas dari serangan hama/penyakit

      Hapus
  38. Salam kenal pak teguh, saya mau ikut belajar hidroponik sama pak teguh..
    Untuk net pot nya yg pakai paralon lagi, gimana cara menahan rockwollnya yah pak? kan kalau pake botol aqua bawahnya menyempit sedangkan paralon kan tidak..
    terimakasih sebelumnya pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. supaya rockwool tidak jatuh, usahakan besaran potongan RW lebih besar sedikit daripada diameter pipa. Misalkan diameter pipa 1", maka buat potongan RW ukuran lebih dari 1" tetapi ketikan dimasukkan ke pipa tidak juga terlalu sesak.

      Hapus
  39. Mas teguh minta fb nya klo ada

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk akun fb, cari saja nama Teguh Untara mas Aries

      Hapus
  40. Untuk benih cabai orange bisa di dapatkan dmn ya? Maksh Pa Teguh

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba sampeyan masuk ke grup FB namanya Ayo Bertanam Cabe Dua (ABCD). Disitu banyak teman2 yg punya koleksi berbagai cabai unik.

      Hapus
  41. mau tanya pipa pvc penyangganya ukuran berapa pak?, dan jarak antar tingkat berapa?,
    thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pipa penyangga ukuran 1" type AW. Jarak antar rak 50 cm. Tapi berdasar pengalaman sebaiknya jarak dibuat sekitar 70 cm

      Hapus
    2. mau tanya lagi jarak optimal antar lubang tanam kira-kira berapa pak?, dan juga air nutrisi sebaiknya sirkulasinya 24jam atau tidak menurut bapak?

      trima kasih untuk waktunya

      Hapus
    3. umumnya jaraknya 15 cm antar as. Air nutrisi bisa dialirkan atau statis. Yang ini saya pakai air statis. Tapi kalau kita mau pakai sistem mengalir, air bisa dialirkan 24 jam tapi dengan resiko boros listrik. Kalau mau hemat listrik bisa menggunakan timer.

      Hapus
  42. timer di set berapa pak?, ada referensi pengukuran waktunya?


    thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena yang saya upload ini cuma pakai sistem nggenang, jadi saya gak pakai timer om.
      Untuk referensi pengukuran waktu saya gak ada. Kalau mau pakai timer disesuaikan saja dengan kondisi lingkungan. Kalau terlalu terik bisa sepanjang hari dialirkan. Tapi kalau gak terlalu terik bisa diputus2 dengan timer.

      Hapus
  43. Salam kenal Mas Teguh.
    Saya baru 1 mgg belajar hidroponik dan benih pokcay yg sy tanam di rockwool sudah tumbuh. Tp kenapa tumbuhnya sdh 3 - 4 cm dgn daun kecil 2/3 di atas saja ya ? apa memang demikian ? Salah dimana ya ? Sebag ada yg saya tanam model wicks dgn nutrisi A + B, sebagian masih di Rockwool tanpa nutrisi. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga dari saya,
      dari penjelasan di atas, kemungkinan besar bibitnya mengalami etiolasi yaitu proses dimana tanaman berusaha mencari sumber cahaya sehingga yang terjadi adalah tanaman kurus dan memanjang. Sebaiknya segera kenakan cahaya matahari. Kalau etiolasi sudah parah, lebih baik menyemai lagi saja. Begitu biji sudah tunas, segera kenakan sinar matahari.

      Hapus
  44. saya sangat salut sama mas Teguh... saya baca koment/koment, bnyk yg berulang ulang. tapi masnya ttp setia menjawabnya. sebenarnya dari sekian banyak koment, seputar itu2 saja yg ditanya. sayang kebanyakan pengunjung tanpa baca koment/koment sehingga pengulangan ttp berulang ulang... salut atas kesabaranmu masss... ttp semangat krn menyalurkan ilmu adlh ibadah... salam kenal buat mas Teguh dari saya di Medan... terima kasih sudah mau berteman dgn saya di fb

    BalasHapus
  45. ketemu lagi mas teguh saya ingin tanya saya menanam cabe dn tomat dg sistem tetes sesuai anjuran masteguh tapi bibit nya saya semai ditanah (dg mencangkul ) nanti baru dipindah kepolibag pertanyaan nya boleh ndak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh, yg penting sebelum dipindah tanam akarnya dibersihkan dulu dari unsur tanah untuk menjamin akar sudah tidak mengandung parasit/jamur yg bisa mengganggu proses tumbuh tanaman nantinya

      Hapus
  46. salam kenal pak teguh, saya sementara belum bertanya apa2 tetapi mau mengucapkan trimakasih atas apa yang telah dijelaskan dari ilmu berhidroponik,,,goodluck pak,salut...
    mungkin lain waktu saya sambung lagi

    BalasHapus
  47. Selamat malam Om Teguh, Salam kenal.....mau ikutan belajar berhidroponik nih, ...saya sdh mulai coba tanam kangkung , kalo baca2 di atas pada tinggi 30 cm udah bisa dipanen ...lha kangkung saya kok merambat menjulur2 cari pegangan ya Om....klo diukur tinggi/panjangnya sdh 60 cm.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf telat balas karena seminggu dinas dan ga buka2 blog. Untuk kangkung menjulur kemungkinan terbesarnya adalah kurang cahaya matahari. Untuk mestinya mendapat matahari full sepanjang hari.

      Hapus
  48. kangkung yg menjulur2 itu mungkin karena kurang cahaya Sinar Matahari, jadi kutilang gitu om?

    Oiya itu tinggi antar lantai 1,lt2, dan lt3 berapa cm om?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas Jamal...

      untuk jarak tinggi antar rak saya pakai 70 cm

      Hapus
  49. Assalammualaikum,
    Alhamdulillah, banyak sekali informasi bermanfaat yang saya dapatkan dari blog ini.
    Salam kenal pak teguh, nama saya Shinta, dari Malang Jawa Timur.
    Maaf pak, sebelumnya. saya mau tanya. Kalau misalkan orientasinya untuk bisnis, kira2 nantinya untuk harga jualnya apakah akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan sayuran yang ditanam dengan media tanah agar kita bisa untung? kira2 seberapa jauh bedanya
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa 'alaikum salam wr wb,
      Mbak Shinta, kalau orientasi untuk bisnis sebaiknya pilih komoditi sayuran yang harganya bagus, sehingga seandainya harganya masih sama dengan harga pasar tradisional kita tetap untung (kalau kita blm bisa buat pasar khusus hidroponik). Tapi jika kita sudah bisa membuka market atau pemasaran khusus hidroponik, sayuran apapun yang kita tanam kita tetap untung karena harga komoditi hidroponik umumnya lebih tinggi daripada harga sayuran konvensional di pasar2 tradisional.

      Sebagai contoh, untuk saat ini saya bertanam selada karena di tempat saya harga selada lumayan bagus, sehingga meskipun harganya sama dengan di pasar tradisional, saya tetap masih mendapat untung. Saya pernah mencoba tanam kangkung, sayurannya cantik2 dan subur2 tapi tetap dihargai sesuai dengan pasar tradisional sehingga hasilnya ga sesuai dengan harapan.

      Untuk di daerah2 yg sdh mengenal hidroponik, harganya bisa dua kali lipat dari sayuran konvensional mbak..

      Hapus
    2. terima kasih banyak pak teguh atas informasinya. semoga tambah barokah pak usahanya

      Hapus
  50. asslm,mas aku minta tabel ppm ..
    karnos_away@yahoo.com..terimkasih

    BalasHapus