Berbagi tak pernah rugi

Selamat datang di blog saya yang sederhana ini, di blog ini saya tuangkan apa2 yang menjadi kebiasaan saya, pengalaman saya, hobi saya dll yang mungkin sepele tetapi mungkin bisa membawa manfaat bagi anda yang membacanya. Saya berharap blog ini bisa mencerminkan prinsip saya yaitu "Berbagi Tak pernah Rugi" . Dan bagi pembaca yang punya uneg - uneg atau kritik silahkan beri komentar, selain sebagai masukan juga bisa sebagai koreksi diri bagi saya. Atau bagi yang mau mengcopy artikel saya silahkan saja tapi jangan lupa lampirkan sumbernya ya..
Sehubungan banyaknya pertanyaan via SMS yang masuk dan cukup menyedot pulsa, mohon kalau ada pertanyaan bisa menelpon ke 082254621401 atau via komentar. Untuk selanjutnya terpaksa saya tidak melayani SMS



Senin, 09 Juli 2012

Kelor, tanaman dengan beragam manfaat

Kelor, dulu saya tahu tanaman ini karena ibu saya sakit tumor rahim dan oleh tabib disuruh minum rebusan daun benalu yang tumbuh dipohon kelor. Setelah itu saya pernah melihat orang memandikan mayat dengan daun kelor. Tapi setelah dewasa saya merantau dan menikah, istri saya dari suku bugis dan di sana orang biasa mengkonsumsi daun kelor untuk disayur. Berhubung saya pernah melihat daun kelor untuk memandikan mayat (katanya untuk menghilangkan “ilmu”), maka saya tidak mau makan daun tersebut.
Tapi beberapa bulan terakhir ini setelah saya membaca di internet tentang manfaat daun kelor, saya jadi berubah pikiran. Bahkan saya bertanya dalam hati kenapa tanaman dengan segudang manfaat ini begitu lama saya abaikan. Akhirnya saya mencoba makan sayur daun kelor dan ternyata rasanya enak.
Akhirnya saya cari batang kelor dan saya tanam 3 batang di ember besar bekas cat dengan harapan selain bisa menambah koleksi tanaman juga nantinya bisa diambil manfaatnya.

Salah satu tanaman kelor yang saya tanam 3 minggu yang lalu


Adapun manfaat tanaman kelor ini antara lain :
Akar
Sebagai obat dalam, air rebusan akar kelor dapat menyembuhkan reumatik, epilepsi, antiskorbut, diuretikum, dan gonorrhoea. Akar tanaman kelor ini juga terkenal sebagai pelaruh air seni, pelaruh dahak atau obat batuk, peluruh haid, penambah nafsu makan dan pereda kejang.
Tumbukan halus akar kelor dapat dibuat bedak untuk tapel perut pada bayi yang baru lahir, pencegah iritasi kulit, obat penyakit kulit, serta sebagai parem untuk bengkak - bengkak pada penyakit beri - beri dan untuk pengobatan kaki yang terasa pegal dan lemah.

Kulit batang

Berdasarkan hasil riset, kulit batang kelor mujarab sebagai penawar racun ular dan kalajengking. Selain itu, mengoleskan ekstrak kulit batang kelor, dapat mengatasi pembengkakan, sariawan, dan karang gigi.
Buah
Buah kelor diketahui mengandung zat alkaloida morongiona yang bersifat merangsang pencernaan makanan. Buah kelor juga dapat dimasak menjadi sayur asam yang lezat.
Bunga
Air rebusan bunga kelor dapat membantu mengatasi radang tenggorokan, flu dan cacingan.

Biji

Biji kelor dapat dipakai sebagai penjernih air. Selain itu, juga dapat dimanfaatkan sebagai kosmetik, obat - obatan, serta sumber minyak goreng nabati. Biji kelor yang telah kering mengandung 40 persen lemak tak jenuh sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif minyak sawit.

Daun

Daun kelor merupakan yang paling penting dan memiliki khasiat yang cukup banyak. Berdasarkan berat keringnya, daun kelor mengandung protein sekitar 27 persen dan kaya akan vitamin A, C, kalsium, besi dan phosporous.
Daun kelor dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit reumatik, cacingan, rabun ayam, sulit buang air kecil, luka bernanah, sakit kuning, menstabilkan tekanan darah, ansietas serta berfungsi sebagai pengontrol kadar glukosa bagi penderita diabetes mellitus. Pterigospermin yang terkandung dalam daun kelor, bersifat sebagai perangsang kulit sehingga sering digunakan untuk penghangat badan.
Daun kelor yang disayur bermanfaat sebagai pelancar ASI. Sedangkan remasan daun kelor dapat dipakai sebagai parem penutup bekas gigitan anjing dan bisa dibalurkan pada payudara ibu menyusui untuk menahan mengucurnya ASI yang berlebihan.
Dari beberapa manfaat/khasiat yang ada pada kelor untuk saat ini saya baru merasakan daunnya. Semoga manfaat manfaat yang lain juga akan saya dapatkan di kemudian hari.

9 komentar:

  1. Daun Kelor ini kesukaan saya lho, di daerah lumajang (jawa timur), ini merupakan sayuran khas yg sering di makan di sana.
    dan banyak tumbuh juga, tapi di malang tempat saya tinggal, gak ada, dan langka.
    btw, saya suka dijadikan sayur bening , seger rasanya... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya dulu malah ga doyan mas...tapi setelah tau khasiatnya akhirnya coba2, dan setelah tau rasanya sekarang jadi suka.

      Hapus
    2. Memang "rumor" Kelor aneh, di Lumajang juga sama, berbau mistis.
      Tapi nenek dan ibu saya di Lumajang suka sama Kelor, jadi saya coba coba juga, dan enak.

      Hapus
  2. kalau di sulawesi selatan kelor tumbuh lebat di semua rumah penduduk, malah kalau dijual tidak ada yang mau beli krn smua org punya. buahx juga enak loh mas di masak, campuranx cuman asam ama bumbu dapur

    BalasHapus
    Balasan
    1. di jual jumlah banyak kepada pengepul mas...

      Hapus
  3. memang sangat banyak manfaat daun kelor ini,
    coba saja di googling “khasiat lengkap daun kelor” ada paparan lengkap pengalaman dari trubus

    BalasHapus
  4. saya mau tanam juga pohon kelor, cari bibitnya dimana ya mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waduh..saya juga kurang tau. Kalau ditempat saya tinggal cari di ladang, potong dan tancep. Biasanya tumbuh

      Hapus