Berbagi tak pernah rugi

Selamat datang di blog saya yang sederhana ini, di blog ini saya tuangkan apa2 yang menjadi kebiasaan saya, pengalaman saya, hobi saya dll yang mungkin sepele tetapi mungkin bisa membawa manfaat bagi anda yang membacanya. Saya berharap blog ini bisa mencerminkan prinsip saya yaitu "Berbagi Tak pernah Rugi" . Dan bagi pembaca yang punya uneg - uneg atau kritik silahkan beri komentar, selain sebagai masukan juga bisa sebagai koreksi diri bagi saya. Atau bagi yang mau mengcopy artikel saya silahkan saja tapi jangan lupa lampirkan sumbernya ya..
Sehubungan banyaknya pertanyaan via SMS yang masuk dan cukup menyedot pulsa, mohon kalau ada pertanyaan bisa menelpon ke 082254621401 atau via komentar. Untuk selanjutnya terpaksa saya tidak melayani SMS



Selasa, 10 Juli 2012

Berkebun sayuran dipekarangan (1) : Kangkung

Menanam kangkung sebenarnya sudah sering saya lakukan dan sangat mudah dalam pelaksanaannya. Namun saat ini sengaja saya uraikan detilnya dengan harapan bagi orang yang membaca bisa tertarik untuk bisa mengikuti dan mepraktekkannya. Dengan begitu pekarangan yang tadinya kosong bisa terisi tanaman hijau dan bermanfaat.
Selain pekarangan tambah asri kita juga bisa mendapatkan sayuran organik segar tanpa adanya pestisida yang bisa mengganggu kesehatan kita.
Adapun caranya adalah :
-         Pengolahan media tanam.
Media tanam terdiri dari campuran tanah, sekam dan pupuk kandang/bokhasi dengan perbandingan 2 : 1 : 1 (perbandingan tidak mutlak harus seperti itu tergantung kesuburan media atau sesuai dengan pertimbangan kita). Aduk campuran sampai merata kemudian masukkan ke dalam wadah atau pot yang akan kita gunakan untuk menanam.
-         Tanam benih.
Buat lubang tanam dan masukkan biji – biji kangkung sedalam 0.5 – 1 cm sebanyak 3-4 biji setiap lubang dan tutup kembali lubang tanam. Berhubung saya bertanam dengan pot paralon sistem vertikultur, saya tidak begitu pusing dengan jarak tanamnya. Saya cukup masukkan 3-4 biji kangkung ke setiap lubang tanam pada paralon yang sudah saya buat. Benih biasa akan tumbuh setelah 2-4 hari setelah tanam.
-         Penyiraman.
Penyiraman saya lakukan pada pagi sebelum berangkat ke kantor dan sore sepulang dari kantor. Penyiraman saya lakukan melalui botol bekas air minum kemasan yang sudah saya taruh di bagian atas pipa paralon.
-         Pemupukan.
Pemupukan saya lakukan dengan pupuk cair bikinan sendiri yang biasa di sebut MOL (Mikro Organisme Lokal) setiap 3 hari sekali. Caranya dengan melarutkan MOL dengan air dengan perbandingan 1 : 15. Larutan MOL dengan air saya siramkan seperti pada penyiraman rutin yang biasa saya lakukan.
-         Penyiangan
Tidak ada penyiangan dalam sistem vertikultur ini karena lubang tanam kecil dan hanya untuk tempat tumbuh sayuran saja. Dan inilah salah satu keuntungan bertanam dengan pot pipa paralon.
-         Pemanenan
Pemanenan kangkung saya lakukan dengan pencabutan. Biasanya saya lakukan setelah tanaman setinggi 20-25 centimeter.
Kangkung usia 5 hari

           Kangkung umur 8 hari                                                                              Kangkung umur 12 hari
Kangkung siap panen
Dengan penanganan dan perawatan yang tepat kita akan dapatkan tanaman yang subur yang nyaman untuk dilihat dan enak untuk disantap.

43 komentar:

  1. cara bikin lobang paralonya kok bagus bisa dibagi ngak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih sebelumnya mas..udah mampir ke sini. Cara buat lubangnya mudah kok, alat yang diperlukan cuma gergaji,lampu minyak (sentir) dan kayu atau pipa seukuran gagang pisau. Caranya tempat yang mau dilubangi digergaji melintang (jangan lupa perhatikan jarak antar lubang), selanjutnya daerah bekas gergajian dipanasi menggunakan lampu minyak/sentir, setelah pipa lembek masukkan gagang pisau atau pipa ke bekas gergajian tersebut dengan didorong bagian bawah ditekan keluar dan bagian atas ditekan ke dalam. Biarkan beberapa saat sampai pipa kembali mengeras. Untuk mempermudah pembuatan lubang gunakan pipa paralon yang tipis saja.

      Hapus
    2. daripada menunggu pipa yang dipanaskan kembali mengeras, akan lebih cepat dengan disiram air

      Hapus
    3. betul juga sih mas...cuma pengalaman saya yang seperti di atas. Jadi kalau ada ide yg lebih bagus lagi bisa diterapkan. Thanks masukannya..

      Hapus
  2. MOL itu gmn buatnya....Tros nyari bibitnya susah gha yha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Bung Hendra sudah mampir ke blog ini.
      Untuk membuat MOL sangant mudah, MOL bisa dibuat dengan air gula plus tape kemudian difermentasi selama 2 minggu. Cara penggunaannya adalah campur MOL dengan air bersih dengan perbandingan 1 : 15 atau 1 : 20. Kemudian siramkan ke media tanam.
      Tetapi saat ini saya lebih suka membuat MOL dengan air kelapa 3.5 liter + air gula 1 liter dan fermentor secukupnya (saya gunakan EM4). Masukkan campuran kedalam wadah (jerigen). Aduk campuran kemudian wadah ditutup rapat. Buka wadah setiap 3 hari, diaduk lagi kemudian tutup lagi. Demikian ini kita lakukan selama 2 minggu dan MOL siap digunakan. Saya pakai air kelapa karena saya berpikir air kelapa kaya akan nutrisi.
      Trus kalau masalah bibit bisa kita cari ditoko2 pertanian terdekat. Kalau cuma untuk hobi biasanya ada dijual benih pakai sachet kecil harganya antara 1000 s/d 2000 rupiah. Selamat mencoba mas..

      Hapus
    2. untuk penghoby berkebun dirumah, mending beli benih eceran saja, ga mahal
      dan biar bisa menanam aneka syuran sendiri,

      kami menyediakan benih berbagai aneka sayuran
      harga eceran untuk keperluan tanam di pot atau pekarangan rumah
      harga per sachet hanya Rp.2000,

      silakan dipilih dan pesan langsung
      lewat sms atau whatsapp ke
      0852 3465 9100

      Sawi Hijau/ Caisim “TOSAKAN”
      Sawi Bakso “Kwang Fu”
      Sawi Pahit
      Sawi Putih/Petsai “NAGAOKA”
      Sawi Sendok/ Pakchoy
      Mini Pakchoy White
      Pakchoy Hawaii
      Kailan
      Kol Hijau “K-K CROSS”
      Kol Merah “RUBY PERFECTION”
      Kembang Kol “Bungkul”
      Brokoli “KRIBOW”
      Selada Hijau “BELINI”
      Selada Merah “New Red Fire”
      Lettuce Little Gem Maureen
      Lettuce Little Gem-Pearl
      Lettuce Lollo rossa
      Lettuce Delicato
      Lettuce Great Lakes
      Selada Wangi (Siomak)
      Bayam Hijau “YAYANG”
      Bayam Merah “Kusuma”
      Spinach/Bayam Jepang/ Horenso “Arlite”
      Kangkung “HADE”
      Bawang Daun
      Bawang Kucai (Garlic Chives)
      Sledri “BLYGO”
      Lattuce Lakeland
      Bawang Leek Carentan
      TERONG
      Terong Ungu “Samara”
      Terong Hijau “Damara”
      Terong Lalap Ungu
      Terong Lalap Hijau “LIMAO”
      TOMAT
      Tomat Sayur “KARINA”
      Tomat Hibrida “PERMATA”
      Cherry Tomato Loyal
      Tomat Marglobe
      Tomato Rossol VFN
      Tomat “Money Maker”
      Tomato ACE 55 VF
      CABE DAN PAPRIKA
      Cabe Rawit Hijau “CARISA”
      Cabe Rawit Putih “SONA”
      Cabe Keriting “OKTAV”
      Cabe Besar “LANDUNG”
      Pepper Sweet California Wonder
      Pepper Sweet Spanish
      Pepper Hot Cayenne
      Pepper Sweet Marconi Rosso
      Pepper Yolo Wonder
      SAYUR MERAMBAT DAN KACANG-KACANGAN
      Pare “WIRA F1”
      Oyong Hibrida“Laksita“
      Timun Putih “Daria”
      Timun Hijau “Kastara”
      Timun Jepang “ROBERTO”
      Timun Suri
      Kacang Panjang “KATRINA”
      Kacang kapri
      Kacang Merah
      Kacang Kedelai
      Kacang Buncis “YUANGGA”
      SAYUR UMBI
      Lobak Putih “Radish Grand Long”
      Bit Merah “Rubby Queen”
      Wortel Lokal
      Wortel Impor “Flakker Giant”
      Bengkuang
      LAIN-LAIN
      Jagung Manis “SD 3 ”
      Labu Besar “WALUH”
      Labu Air Hibrida ORBIT
      Kenikir
      Leunca/Ranti
      Arugula/Rocket Runway
      Padi Hitam
      HERB
      Basil Merah
      Basil Sweet Genovese
      Oregano
      Sage
      Rosemary
      BUAH
      Semangka Merah Hibrida“F1 GAJAH”
      Semangka Kuning “F1-DAVINA”
      Semangka Merah Tanpa Biji
      Melon Hibrida “ORIO”
      Pepaya California
      Pepaya Bangkok

      Hapus
  3. Terima kasih berkongsi maklumat. Sangat berminat cara tanaman begini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama - sama...terimakasih juga dah tengok blog sederhana ini..

      Hapus
  4. Terima kasih atas infonya, mas. Sangat bermanfaat.

    BalasHapus
  5. fermentor (EM4) yang anda maksud ada ga di jual di toko pertanian?

    elni, Bkl

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada mbak, saya belinya juga di toko pertanian dekat rumah kok.

      Hapus
  6. makasih mas. saya sudah buat dari pralon. cuma tanahnya pada nyembul keluaran dari lubang je.

    BalasHapus
    Balasan
    1. caranya supaya tanahnya nggak terhambur, sebelum memasukkan tanah ke paralon usahakan lubang ditutup dulu dengan kardus bekas kemudian tanah dimasukkan. Setelah itu media disiram dengan air sedikit demi sedikit. Biarkan sekitar 2 hari biar media stabil (tidak melorot), kemudian tanam bibit pada lubang tanam. Usahakan medianya gembur supaya tidak terjadi pemadatan (tanah+pupuk kandang+sekam mentah)

      Hapus
    2. blog yang bermanfaat
      Mas cara buat MOL detailnya bagaimana ya..? larutan gulanya berapa mas ?

      Hapus
    3. Cara buat mol ada di artikel kategori seputar MOL mas. Untuk larutan gula bisa dikira2 yang penting manis sebagaimana kalau kita bikin air minum.

      Hapus
  7. mas,,, maksd perbandingan MOL 1:15 itu mksdnya seperti apa ya mas,,??

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksudnya 1 bagian MOL dicampur 15 bagian air. Atau untuk lebih jelasnya misalkan MOL 1 botol dicampur dengan 15 botol air.

      Hapus
  8. mas,, saya sudah bikin MOL dengan air kelapa + gula + EM4 secukupnya,,, 1 jerigen kecil,,, nah untuk takaran penyiraman ke tanaman seperti apa mas,,,?? brpa banyak MOL yg harus saya campur sma air mas,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai saja perbandingan 1:15 sampai 1:20. Maksudnya 1 bagian MOL dicampur dengan 15 sampai 20 bagian air.

      Hapus
  9. Om teguh untuk pencampuran pembuatan MOL dengan Air gula itu air gulanya seberapa manis,trus fermentor secukupnya itu kira kira berpa om?mf masih awam masih bingung nih bisa tolong dijelaskan secara rinci ngga ,terimakasih bila berkenan sangat membantu saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasanya itk 1 btl aquq 1.5 ltr saya kasih gula 6 sendok mkn, terus utk fermentor biasanya em4 sy kasih 1/2 gelas

      Hapus
  10. Saya tertarik membuat vertikultur pralon ini...tp masih tdk paham dengan sistem penyiraman. Ada yg mengajarkan memasukkan selang ditengah2... Sedangkan disini dikatakan menggunakan botol minuman... Mohon info bagaimana mekanismenya agar air rata smp ke bawah... Tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebetulnya bukan selang tetapi pipa paralon kecil. Kalau kita mau buat vertikultur dalam jumlah banyak dan pengairan menggunakan jaringan disarankan pakai pipa kecil tsb. Tetapi ketika sekedar hobi dgn jumlah pot paralon 1 atau 2 biji, akan lebih praktis dan hemat dgn menggunakan botol sebagaimana yg saya lakukan.
      Dalam pengairan ini prinsipnya adalah bagaimana air bisa membasahi media tanam secara merata. Dengan pipa kecil yg dilubangi sekelilingnya air akan cepat menyebar ke media tanam. Tetapi dengan menggunakan botol bekas bukan berarti air tdk merata membasahi media tanam.
      Dari pengalaman saya, dengan menggunakan botol bekas yg ditaruh dibagian atas media, air akan merembes secara pelan2 ke bawah (faktor grafitasi). Ketika air yg kita isikan ke botol sedikit, tentu tdk akan sampai ke bawah. Tetapi ketika kita isi botol tersebut dgn volume air yg banyak (1 - 1,5 ltr), air akan merembes ke bawah secara merata. Dari pengalaman saya, saya biasa menyiram 1 gayung melalui botol plastik setiap pagi mau berangkat kerja dan sampai saya pulang kerja media tanam masih tetap lembab dan tanaman tdk kekeringan. Ketika pulang kerja saya siram lagi dgn 1 gayung air utk kelembaban di malam harinya. Hasilnya bisa dilihat pada gambar/foto bertanam selada.

      Hapus
  11. pak Teguh numpang tanya,klo sisa nasi dan lauk pauknya bs gak bkn MOL ?karena bahan ini banyak di tempat kerja saya.air kelapa yang muda atau yg tua?.tanaman gamal itu spt apa? terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak Nixon, untuk sisa nasi bisa dipakai, tetapi kalau untuk lauk pauknya jika mengandung minyak/lemak tidak bisa dipakai. Air kelapa bisa muda atau tua. Tetapi mending cari yang air kelapa tua (biasanya gratis di penjual kelapa he..he..). Tanaman gamal (Gliricidae) kalau di jawa biasa disebut kleresede, kalau di sunda disebut "cebreng", tapi kalau di tempat sampeyan tinggal saya tidak tau. Tanaman ini biasa ditanam sebagai pagar pembatas tanah. Banyak juga ditanam dipinggir jalan karena tanaman ini sangat mudah tumbuh.

      Hapus
  12. ass...itu tanahnya diisi dari atas pipanya sampe penuh??? trus biar berdiri tegak gimana caranya om? makasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa alaikum salam..Betul mbak Indah media tanamnya diisikan lewat atas. Lha klo utk biar pipa berdiri tegak bisa pakai cor semen. Contohnya baca di artikel membuat pot tegak dgn pipa paralon di blog saya.

      Hapus
  13. Maaf, jika butuh benih sayur eceran
    bisa menghubungi saya lewat sms / whatsapp ke
    0852 3465 9100
    cuma 2rb / bungkus
    trims,
    sukses berkebun

    BalasHapus
  14. Pak Teguh saya mau tanya,apakah tanaman Organik Vertikultur bisa di siram dgn AB-Mix?. (untuk memperbaharui unsur hara yg sudah di serap tanaman untuk menggantikan pupuk Organik Cair),
    METAN saya beli 1 karung komposisi sekam bakar,cocopeat,dan pupuk kandang.
    dan jika bisa baiknya berapa kali penyiraman dalam 1 minggu.
    trmksih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa saja pak, tapi hasilnya sudah tidak dapat disebut organik lagi karena nutrisi abmix bukan pupuk organik. Adapun penyiraman bisa dilakukan setiap hari atau 2 hari sekali atau bisa dilihat dari perkembangan tanaman, karena tanaman jika kekurangan unsur hara pertumbuhannya pasti tidak normal.

      Hapus
    2. oke pak makasih ats jwbnya, soalnya saya ada AB mix .
      satu lagi pak metan yang saya beli apakah harus di campur tanah lagi apa bisa langsung masuk paralon.

      Hapus
    3. Kalau mau disiram pakai abmix, ga perlu ditambah tanah. Bahkan tanpa pupuk kandangpun juga ga apa2 karena abmix sudah mengandung unsur hara lengkap baik makro maupun mikro

      Hapus
  15. oke pak...
    trmksh bnyk ats jwbnya.

    BalasHapus
  16. wah sangat inspiratif.. terima kasih pak teguh..

    BalasHapus
  17. pak mau tanya..
    kalau misalkan sudah panen,apakah tanah ini harus diganti lg?
    atau tetap bisa digunakan kembali?makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. tanah ga perlu diganti, cukup ditambahin pupuk kandang dan sekam lagi dan bisa digunakan lagi.

      Hapus
  18. Assalamualaikum
    Mau tanya nih pak
    Bagian bawah paralonnya, itu gimana ya pak? apa ditutup trus dilubangi kayak pot biasa? Atau cor-an penopangnya aja yang jadi pot?

    Agak bingung nih, soalnya saya amatiran banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa alaikum salam,
      utk bagian bawah saya beri lubang untuk pembuangan kelebihan air

      Hapus
  19. Terima kasih informasinya Pak,..
    sangat membantu, buat saya
    saya adalah pemula yang sedang belajar berkebun di rumah

    .... terima kasih

    BalasHapus
  20. Assalamualaikum pak
    Mau bertanya nih
    Untuk tanaman siomak apakah bisa diterapkan dengan media tanam seperti ini?
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. mohon maaf, saya tdk tau tanaman siomak mas

      Hapus